
BULELENG – Animo membaca Generasi Z di Bumi Den Bukit yang mengalami trend peningkatan mendapat perhatian khusus Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Buleleng.
Selain mengembangkan perpustakaan berbasis digital dan memperbanyak bahan bacaan, perangkat daerah dengan tugas serta fungsi spesifik bidang kearsipan dan perpustakaan ini juga meningkatkan layanan perpustakaan keliling (Perpusling).
“Dengan dua armada yang kita miliki sekarang, dari awal Bulan September kita sudah mulai meningkatkan mobilitas perpustakaan keliling, melayani anak-anak didik kita yang ada jauh dari lokasi Perpustakaan Daerah,” ungkap Kepala DAPD Kabupaten Buleleng, Made Era Oktarini usai memantau kegiatan perpustakaan keliling dan pembinaan perpustakaan disejumlah sekolah, Selasa (10/10/2023).
Animo peserta didik terhadap Perpusling, kata Era sangat tinggi, tidak hanya PAUD dan TK tapi juga SD sehingga bidang yang menangani harus membuatkan jadwal layanan agar bisa merata.
“Animo dari anak-anak sekolah sangat tinggi, antusias sekali, sampai ada sekolah yang mengulang mengajukan permohonan untuk bisa dilayani seperti di MBBS. Jadi, satu armada ini bisa melayani satu sekolah 200 – 250 dengan kapasitas 200 – 250 orang dan hari Sabtu – Minggu masih bisa jalan melakukan pelayanan di RTH Taman Bung Karno dan Taman Kota Singaraja,” jelasnya.
Dengan banyaknya permohonan, dua armada berikut tim perpusling yang ada saat ini diharapkan tetap bisa melayani.
“Permohonan kami ke Perpusnas terkait sepeda motor Perpusling untuk melayani desa/sekolah terpencil belum terealisasi, astungkara APBD bisa membantu,” ujarnya.
Ia menambahkan, upaya memenuhi sarana Perpusling juga dilaksanakan melalui koordinasi dengan pemerintah Provinsi Bali, terkait dengan penyediaan armada Perpusling.
“Kalau memungkinkan, kami akan kooordinasikan juga dengan biro organisasi Pemerintah Provinsi Bali, disitu kan ada armada Perpuslingnya, astungkara bisa di hibahkan kepada kita, sehingga minimal dengan 3 – 4 armada layanan Perpusling bisa menjangkau masyarakat Buleleng di Kabupaten Buleleng dengan wilayah yang sangat luas di 9 kecamatan”, tandasnya.
Saat ini layanan permohonan Perpusling dilakukan sesuai dengan jadwal dan daftar sekolah yang cukup banyak.
“Ada sekitar 500 SD, 74 SMP dan ratusan TK/PAUD yang tersebar disetiap desa di Kabupaten Buleleng. Dengan melihat trend bacaan, Tim Perpusling DAPD Buleleng berkomitmen memberikan layanan terbaik,” pungkasnya.(kar/jon)








