
KUTSEL – Sebuah event musik kembali terselenggara di Pulau Peninsula, The Nusa Dua. Event tersebut bertajuk Thank God It’s Festival (TGIF) by Univlox Live yang telah dilaksanakan selama tiga hari, yakni dari tanggal 14-16 Juli 2023.
Direktur Operasional ITDC, Troy Reza Warokka mengungkapkan, event tersebut merupakan hasil kolaborasi bersama pihak Univlox dan BPD. Dia berharap itu dapat terselenggara secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan pariwisata.
“Saya melihat, saat ini Bali sudah semakin membaik. Tapi kita juga harus dukung dari segi konten, bukan hanya akomodasi yang bagus. Sehingga publik memiliki pilihan yang banyak untuk datang, selain mendapatkan pemandangan yang bagus,” sebutnya.
Dia juga menegaskan bahwa pihaknya senantiasa berkomitmen untuk mendukung seluruh kegiatan positif yang mampu mendongkrak perkembangan pariwisata. Termasuk melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dan sektor.
“Ke depan, kami terus berupaya melakukan kolaborasi dengan pelaku industri music untuk menggelar event-event musik berskala besar di kawasan The Nusa Dua yang memiliki fasilitas lengkap serta SOP yang telah terbukti siap dan sukses dalam menggelar berbagai jenis event berskala besar, baik nasional maupun internasional. Harapannya, kawasan kami dapat menjadi salah satu parameter penyelenggaraan acara musik tanah air di masa yang akan datang, dan dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung dan berlibur di kawasan kami,” tutup Troy
Sementara itu, Komisaris Univlox, I Kadek Karya Yoga Utama menjelaskan bahwa TGIF merupakan wujud syukur kepada Tuhan. Dia berharap, festival tersebut mampu memberikan pengalaman yang tidak terlupakan bagi pecinta musik. Karena bukan hanya dapat menyaksikan penampilan dari artis dan band idola, melainkan sekaligus menikmati keindahan alam di Pulau Peninsula.
Dalam pelaksanaan kali ini, sambung pria yang akrab disapa Yahya tersebut, total terdapat 33 penampil yang dihadirkan selama 3 hari. Mereka adalah musisi nasional dan lokal, yakni Dewa 19, Fiersa dan Ello, The Changcuters, Mahalini, Lyodra, Yura Yunita, SID, Barasuara, White Swan, Astera, RAN, dan lainnya. (adi/jon)








