
BADUNG – Demi menyempurnakan kepengurusan yang sebelumnya telah terbentuk serta ke depan memiliki ekspektasi sebagai juara umum pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov ) arung jeram, Pengkab FAJI Badung melakukan konsolidasi.
Konsolidasi dilakukan di kediaman Wayan Suweca yang juga owner Alaska Adventure, Bongkasa, Minggu (14/5/2023).
Suweca yang juga Ketua Harian Pengprov FAJI Bali mendampingi Ketua Umum FAJI Bali Dr. I Ketut Subadra dan Ketua Umum KON Badung Badung Made Nariana.
Ketua Umum FAJI Badung tetap dikomando Ketua Umum AA Putra Ariawan hanya dilengkapi Ketua Harian Wayan Wastika. Konsolidisi kepengurusan tersebut dimaksudkan supaya FAJI Badung lebih solid dalam menghadapi Kejurprov pada akhir Mei 2023 di Sungai Ayung.
Suweca asal Desa Kapal Badung itu sendiri dipercaya sebagai Pembina FAJI Badung itu turut peduli sebagai sposor Kejurprov yag digelar FAJI Bali itu. Pasalnya, sebab pengurus Provinsi FAJI Bali yang dinakhodai Dr. Subadra belum memiliki dana cukup guna menggelar even tersebut. Apalagi kejuaraan itu memiliki arah seleksi bagi atlet arung jeram di Bali yang akan dipersiapkan berlaga pada pra-PON 2023.
AA Putra Ariawan sendiri saat dihubungi mengutarakan, dirinya akan mengutus atletnya turun di Kejurprov Bali dengan ekspektasi menyabet predikat juara umum.
“Kami berharap dalam waktu satu atau dua hari ini SK Kepengurusan Pengkab FAJI Badung sudah selesai, sehingga bisa segera dilaporkan ke KONI Badung sebagai calon anggota,” ujar Putra Ariawan di Badung, Senin (15/5/2023).
Di tempat terpisah, Ketua Umum KONI Badung Made Nariana menjelaskan, sebagai cabor baru akan diterima sebagai calon anggota KONI Badung, setelah menunjukkan aktivitas dalam satu atau dua tahun selanjutnya diperiksa tim keabsahan KONI Badung. Hasil verifikasi tim itu sebagai bahan pertimbangan Rakerkab KONI, apa calon itu ditetapkan sebagai anggota penuh atau belum.
“Semua proses dilakukan sesuai AD/ART KONI. Bahkan KONI juga dapat mendegradasi anggota KONI, jika sama sekali tidak aktif melakukan kegiatan olahraga membina atlet. Apalagi tidak menunjukkan prestasi apa-apa,” tutur Nariana.
Mantan Ketua Umum KONI Bali itu menambahkan, ada tiga calon anggota tahun ini yakni FAJI sendiri, Hapkido dan Hoki. Ketiganya sampai berita ini diturunkan belum melaporkan kepengurusan.
“Ada satu cabor yang selama ini sudah diterima sebagai calon anggota KONI Badung yakni Kick Boxing Indonesia (KBI). Namun saat ini masih dibenahi kembali kepengurusannya lantaran kurang respon terhadap kegiatan KONI Badung. Saya sudah konsultasi dengan Sekum Pengprov KBI Bali agar Pengkab KBI Badung dibehani lagi serta lebih aktif melakukan aktivitas. Apalagi banyak atletnya di Badung,” tutup Nariana. (ari/jon)








