
TABANAN – warga banjar bayan, desa Tua, Kecamatan marga, tabanan dihebaoihkan dengan pnemuan sebuah mangkok putih tertanam di bawah akar pohon putih di areal Pura Babakan, Jumat (5/5/2023).
Uniknya mangkok tersebut berukuran cukup besar dan mengeluarkan suara seperti singing bowl ketika diputari dengan sebuah alat.
Mangkomk unik tersebut ditemukan petugas kemana obyek wisat kayu putih berumur ratusan tahun, sekitar pukul 13.00 Siang. Mangkok unik tersebut tertanam di bawah akar pohon kayu putih di bagian timur Pura Babakan.
“Penemuannya tidak secara sengaja oleh penjaga obyek wisata,” ungkan sekretrasi pengfurus Pura Babakan I Made Kuna Wijaya ketika dikonfirmasi
Kurna Wijaya yang juga Ketua Pengelola Obyek Wisata Kayu Putih mengatakan penemuan benda berupa mangkok putih tersebut, berbentuk lingkaran yang agak sedikit besar dari mangkok biasa pada umumnya.
Bagian luar berwana hijau dan dalam berwarna putih. Ditemukan pertama oleh penjaga obyek wisata Kayu Putih sekitar pukul 13.00 siang tadi.
“Dulunya mungkin dikubur warga terdahulu di sana. Sebelumknya juga ada cerita ada warga yang mengubur gong dan benda lainnya di bawah pohon Kayu Putih ,” ungkap Kurna Wijaya.
Soal berapa usia benda pusaka mangkok putih tersebut pihaknya tidak mengetahui persis, karena itu butuh kajian. Apakah itu benda untuk kegiatan ritual atau seperti apa, masih belum diketahuui.
Menariknya lagi dari benda mangkok putih itu mengeluarkan sebuah suara dengungan yang merdu bila dimainkan. Sekilas benda itu memang mirip singing bowl dari pawang hujan asal Yogyakarta Mbak Rara.
“Mangkok putih biasanya seperti kami ketahui tetua kami zaman dahulu digunakan sebagai sebuah alat untuk meditasi,” ucapnya.
Kurna menambahkan atas penemuan benda tersebut sebagai bentuk rasa syukur pihaknya dan masyarakat akan melakukan sebuah diritual upacara pada benda mangkok putih itu.
Adanya penemuan benda itu sontak mengejutkan warga sekitar hingga pengelola wisata Kayu Putih dan Desa Adat Tua berencana menggelar upacara pembersihan baru selanjutnya benda itu akan dilinggihkan di Pura Babakan.
“Upacara pembersihan kami lakukan JUmat malam sekitar pukul 19.00 wita,” pungkasnya. (jon)








