
BULELENG – Pemkab Buleleng melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan Kemah Mitigasi Bencana selama 3 hari, tanggal 29 April 2023 – 1 Mei 2023.
Selain memperingati Hari Kesiapsiagaan Nasional, kegiatan yang diikuti relawan tanggap bencana dari unsur PMI, Pramuka, BNPP, Desa Tangguh Bencana (Destana), Siaga Bencana Tingkat Desa dan Kampus Siaga Undiksha Singaraja ini juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas relawan dalam penanganan bencana.
“Kegiatan ini kita laksanakan sebagai ajang meningkatkan kapasitas para relawan dalam penanggulangan bencana, terutama dari segi teknis seperti evakuasi, pemberian pertolongan pertama dan penanggulangan bencana,” tandas Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi usai membuka kegiatan di Camping Ground Danau Buyan Desa Pancasari Kecamatan Sukasada, Sabtu (29/4/2023).
Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng ini mengungkapkan selain kesiapsiagaan sarana prasarana, kemah mitigasi bencana yang dilaksanakan dalam bentuk edukasi, diskusi dan simulasi juga diharapkan dapat memperkuat program desa tangguh bencana.
“Melalui kegiatan simulasi, kita juga mengecek sarana prasarana yang kita miliki di BPBD Buleleng, baik itu mobil operasional, dapur umum, truk serbaguna, genset, tenda dan lainnya. Kita coba manfaatkan melalui simulasi untuk memastikan alat-alat tersebut dalam kondisi baik dan dapat difungsikan,” tandas Ariadi dibenarkan Ketua Markas PMI Buleleng Made Pasek Yasa.
Selaku narasumber dari PMI, Pasek Yasa mengapresiasi kegiatan tidak hanya sebagai wahana peningkatan kapasitas personil tapi juga kemampuan relawan dalam satu tim penanganan bencana.
“Seperti pertolongan pertama, harus dipahami lengkap karena apabila langkah yang dilakukan salah, dapat berakibat fatal bagi korban. Melalui kegiatan ini, kita berharap relawan tidak hanya siap untuk selamat, tapi juga siap untuk menyelamatkan bila terjadi bencana,” pungkasnya.(kar/jon)








