
DENPASAR – Lifter putri senior angkat besi Bali Ni Luh Sinta Darmariani sampai sekarang masih ditunggu kepastiannya terkait dengan bisa atau tidaknya turun di ajang pra-PON, yang akan dilangsungkan pada awal Juli tahun 2023 ini di Bandung, Jawa Barat.
Sinta masih diharapkan bisa turun karena di cabang olahraga (cabor) angkat besi tidak ada batas usia untuk para atlet provinsi yang bakal ambil bagian.
Menurut Ketua Umum Pengprov PABSI Bali I Wayan Bun Setiady, dirinya memang masih mengharapkan turun pada pra-PON nantinya, dan sudah langsung menyampaikannya ke Sinta Darmariani.
“Saya sudah menyampaikan langsung soal harapan saya pada Sinta untuk bisa turun Kembali di pra-PON nantinya. Jawaban Sinta masih akan dipikirkan lagi dan masih nampak ragu-ragu sehingga saya tidak bisa memaksakannya,” ujar Bun Setiady saat dihubungi sekaligus dikonfirmasi, Minggu (23/4/2023).
Meski demikian, pria yang akrab disapa Obit itu mengaku tetap akan menunggu dan memberikan kesempatan ke Sinta untuk memberikan keputusan da kepastian.
“Ya saya menunggu saja dari diri Sinta. Kalau Sinta sudah yakin siap turun saya siap saja memasukkan namanya di tim pra-PON yang saat ini masih bayangan dengan penghuni 5 sampai 6 lifter. Mungkin terkait kepastian Sinta nanti saja saat last minute,” tambah Obit.
Obit yang juga pengusaha pariwisata ini juga menyampaikan, walaupun Sinta belum memberikan keputusan dan kepastiannya, namun Sinta saat ini tetap melakukan latihan diri sendiri dengan serius.
“Sinta tetap latihan serius sebagai bagian dari persiapan. Mungkin dari latihan itu Sinta masih mengukur seberapa berat kekuatannya dalam mengangkat barbel. Ya itu bagus menurut saya. Semoga hasilnya Angkatan Sinta terus meningkat. Sinta sendiri kalau tidak salah terakhir meraih medali emas saat PON XVIII di Riau tahun 2012 silam,” tutup Bun Setiady. (ari/jon)








