
BULELENG – Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan yang digagas Dandim 1609/Buleleng Letkol. Arh Tamaji diakhiri sebuah ikhtiar bersama Anggota Forum Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Buleleng.
Tidak hanya meningkatkan silaturhami, kegiatan yang dikemas dengan pemberian paket sembako/takjil dari donatur seperti CV. Maha Surya Motor dan buka puasa bersama (bukber) ini juga sangat bermanfaat dalam membina kerukunan dan mewujudkan toleransi umat beragama di Kabupaten Buleleng.
“Melihat antusias masyarakat, imam dan jamaah masjid, Safari Ramadhan Forkompinda Buleleng dinilai sangat bermanfaat sehingga kita sepakat mendorong kegiatan ini sebagai tradisi baik dalam mewujudkan kerukunan dan toleransi umat beragama di Kabupaten Buleleng,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna usai pemantauan puncak arus mudik lebaran, serangkaian peringatan Hari Suci Idul Fitri 1444 Hijriah, Kamis (20/4/2023).
Supriatna didampingi Dandim 1609/Buleleng Letkol Arh Tamaji menandaskan selain saran dan masukan dari pimpinan majelis lima agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Buleleng, menjadikan Safari Ramadhan Forkompinda Buleleng ini sebagai tradisi baik, juga didasarkan pada respons masyarakat.
“Suasana begitu akrab dan penuh kekeluargaan tanpa memandang jabatan pada setiap tempat, di sepuluh masjid tersebar di sembilan kecamatan yang menjadi sasaran Safari Ramadhan, menunjukkan eratnya ikatan silaturahmi, kerukunan umat beragama di Kabupaten Buleleng. Hal ini juga menunjukkan tingginya toleransi umat beragama,” tandasnya.
Ia berharap, dengan dukungan dari semua pihak persaudaraan untuk berbagi serta kebersamaan dalam berbuka puasa dapat dilakukan pada setiap Bulan Ramadhan, menjadi tradisi baik dalam menjaga kerukunan dan toleransi umat beragama di Kabupaten Buleleng.(kar/jon)








