
TABANAN – Kementerian Perhubungan membuka seleksi penerimaan calon taruna dan taruni Pola Pembibitan pada Sekolah Kedinasan Tahun Akademik 2023/2024.
Kemenhub menerima calon taruna taruni dengan kuota 1.408 di 22 sekolah kedinasan yang dimiliki. Sementara Poltrada Bali, berlokasi di desa Samsam, Kerambitan, Tabanan, mendapat kuota sebanyak 49 calon taruna taruni.
Direktur Poltrada Bali, Efendhi Prih Raharjo menyampaikan, dari total kuota calon taruna taruni yang dibuka tahun ini atau sebanyak 1.408 untuk Poltrada Bali hanya mendapatkan kuota 49 calon khusus untuk pola pembibitan atau dua kelas. Rinciannya, Prodi DIII Manajemen Transportasi Jalan sebanyak 25 orang dan Prodi DIII Teknologi Otomotif sebanyak 24 orang.
“Kuota tahun ini memang turun, sehingga persaingan dan seleksi penerimaan lebih diperketat untuk mendapatkan calon taruna yang berkualitas,” ungkapnya, Selasa (11/4/2023).
Menurut Efendhi, meski untuk pola pembibitan di Poltrada hanya dibatasi 49 orang tahun ini, namun untuk pendidikan mandiri masih tetap dibuka di tiga prodi yang tersedia dengan masing-masing dua kelas kapasitas 25 orang.
“Kalau program mandiri dibuka untuk enam kelas di tiga Prodi,” ungkapnya
Dijelaskan, pola pembibitan maksudnya, lulusan Poltrada secara langsung diangkat menjadi aparatur sipil negara tetapi melalui fase pendidikan. Namun selain pola itu, juga ada pola reguler, dimana mereka (siswa) memiliki kebebasan mengembangkan pola karier yakni BUMN, wirausaha dan wiraswasta.
Bahkan untuk menjamin kualitas lulusan, Poltrada sendiri sudah melakukan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh karyawan agar tidak sampai ada kegiatan kolusi, nepotisme, termasuk afiliasi dengan lembaga atau organisasi apapun.
Ditambahkan, proses penerimaan calon taruna Poltrada sudah dimulai sejak 27 Maret 2025 sampai 31 Maret untuk pengumuman. Dilanjutkan dengan pendaftaran 1-30 April, seleksi kompetensi dasar Mei dan juni terakhir seleksi lanjutan di Bulan Agustus serta Pantukhir di bulan September.
“Calon taruna bisa mendaftar dimana saja, meski sekolah yang dicari di luar. Contoh mereka ingin yang di Jawa, Sulawesi atau Papua, mereka bisa mendaftar di sini (Poltrada), karena dilakukan secara online,” pungkasnya (jon)








