
DENPASAR – Tim nasional (timnas) Vovinam Indonesia akhirnya finish ranking V pada The 6Th Southeast Asian Vovinam Championship Cambodia di Pnom Penh, yang berakhir pada Kamis (30/3/2023).
Menurut asisten manajer timnas Vovinam Indonesia I Made Nurbawa, Indonesia finish di ranking V itu dengan total meraih 3 medali emas dan 16 perunggu.
“Indonesia masih lebih baik dari Philipina dan Laos yang tidak berhasil merebut medali emas dan Laos ada di juru kunci dengan 4 perunggu dari 7 negara yang berpartisipasi kecuali Malaysia, Brunai, Singapura dan Timor Leste itu,” tutur Made Nurbawa di Pnom Penh saat dihubungi.
Juara umumnya lanjutnya, diraih tuan rumah Kamboja dengan raihan 10 medali emas, 9 perak dan 10 perunggu, runner up ditempati Vietnam dengan capaian total 9 medali emas serta 11 perak, dan ranking III menjadi milik timnas Vovinam Myanmar dengan 5 emas, 4 perak dan 19 perunggu.
“The 6Th Southeast Asian Vovinam Championship Cambodia itu merupakan ajang tes even bagi pemerintah Cambodia atau pra SEA Games menjelang menjadi tuan tuan rumah SEA Games XXXII pada 5 – 17 Mei tahun 2023. Cambodia baru pertama kali sebagai tuan rumah di SEA Games,” terang pria yang juga Ketua Umum KONI Tabanan tersebut.
Bersamaan dengan itu, The 6 Th SEA Vovinam Championship 2023 disebutkannya, juga merupakan kegiatan try out anggota organisasi SEA Vovinam Federation yang dirangkaikan dengan tes event pemerintah dan panitia lokal Cambodia dalam melakukan persiapan manajemen event menjelang gelaran Sea Games Mei 2023 mendatang.
“Ini sebuah perencanaan dan kerja sama yang efektif dan efesien khususnya bagi Pemerintah Cambodia dan organisasi SEA Vovinam Federation. Hal senada disampaikan oleh Staf KBRI di Phnom Penh Abdul Hakim,” demikian Made Nurbawa. (ari/jon)








