
DENPASAR – Tanpa berlama-lama Ketua Umum (Ketum) Pengprov Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Bali, I Wayan Udayana mengukuhkan tim kempo pra-PON Bali yang dihuni 25 kenshi putra dan putri terbaik Bali dan didampingi 3 pelatih dan 1 manajer.
Tim ini bakal turun pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sekaligus pra-PON kempo tahun 2023 yang bakal dilangsungkan pada Agustus 2023 di Surabaya. Pengukuhan itu sendiri dilakukan di Denpasar pada Rabu (22/2/2023).
Sebanyak 25 kenshi penghuni tim kempo pra-PON Bali itu sendiri terdiri dari 14 kenshi putra dan 11 kenshi putri yang siap berlaga di 22 nomor yang dipertandingkan nantinya.
Para kenshi putra dan putri Bali itu akan berjuang dengan jiwa bushido guna meraih medali sebanyak-banyak dan lolos PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).
Ketum Perkemi Bali I Wayan Udayana megutarakan, perlu sinergitas antara atlit, pelatih dan pengurus serta masing-masing pihak harus memahami tugas dan tanggungjawabnya, sehingga target mencapai prestasi setinggi-tingginya mampu terealisasi.
“Berlatihlah dengan sungguh -sungguh dan minimal mampu mempertahankan prestasi yang sudah pernah diraih baik di pra-PON tahun 2019 di Kalimantan Selatan maupun PON di Papua tahun 2021,” pinta Wayan Udayana di Denpasar, Jumat (24/2/2023).
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Perkemi Bali, Fredrik Billy yang juga manajer tim menyebutkan jika penetapan atlit-atlit itu sudah sesuai dengan seleksi hasil Porprov Bali XV/2022, hasil Kejurnas Kempo di Solo tahun 2022, maupun hasil PON XX/2021 di Papua. Para kenshi putra dan putri di tim kempo pra-PON Bali masih didominasi dari Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Buleleng.
Di lain pihak, pelatih kepala tim kempo pra-PON Bali, Made “Dendy” Mandiyasa saat dihubungi menambahkan, para kenshi saat ini merupakan kombinasi kenshi lama dan kenshi wajah baru. Mereka juga telah teruji dengan jam terbang bertanding cukup bagus. Mereka juga sudah ditentukan nomor-nomor pertandingan yang tepat yang bakal diikutinya nanti.
“Kami para pelatih akan mengevaluasi kenshi-kenshi itu serta kenshi yang berhalangan karena kesibukan dan tidak disiplin dalam latihan akan di dipertimbangkan untuk di ganti dengan kenshi lainnya. Selanjutnya para kenshi akan melakoni latihan TC desentralisasi setiap pekan 3 kali dan mendekati gelaran pra-PON akan dilakukan TC sentralisasi.
Tim kempo pra-PON Bali sendiri terdiri dari manajer tim yakni Fredrik Billy, pelatih terdiri dari Made “Dendy” Mandiyasa (pelatih kepala), Nyoman Sudarmawan dan Made Indrawan. Sementara untuk kenshi putra yakni Kadek Pasek Putrajaya, Tri Yanto, Putu Andry Aryawan, Kadek Ferryawan, I Gede Sukariyasa, Ardianus Tamo Ama, Yerestus Varis Mardi, Erasmus Naris Fendi, Gede Ngurah Adhyatma Putra Anjaya, Danang Elief Fajarika, Marianus Varhensky, Kadek Harry Artha Winangun, I Wayan Agus Krisna, dan Gede Indrawan.
Sedangkan Atlit Putri tak lain yakni Griselda Nadya Billy, Agung Ratih Saraswati, Putu Murtiana Dewi, Made Bella Jenetty, Dwi Apriliana, Tjokorda Istri Putri Mahadewi, Riska Meidita, Ni Kadek Geby Artika, Kadek Dhea Ardi Prabasari, Luh Putu Sintya Wulandari serta Ni Kadek Ayu Juniantari. (ari/jon)








