
DENPASAR – Kejuaraan arung jeram bertitel Faji Bali Cup dipastikan bakal digelar pada Mei tahun 2023 ini di Sungai Ayung. Kejuaraan yang digelar disamping dalam rangka menyambut Hari Kebangkitan Nasional juga paling utama yakni sebagai seleksi para atlet arung jeram yang nantinya akan menghuni tim pra-PON arung jeram Bali.
Diungkapkan Ketua Umum Pengprov FAJI Bali Ketut Subadra, nomor yang dipertandingkan di FAJI Bali Cup yakni nomor sprint, slalom, Head to head dan Down Race River di R6 saja. Karena pada R6 dalam pra-PON 2023 dan PON 2024 di Aceh dan Sumut mendatang boleh ikut di R4 putra putri juga.
“Karena ini sifatnya siapa saja boleh ikut yakni pengkab/pengkot FAJI di seluruh Bali dan klub-klub arung jeram, maka kami harapkan atlet yang diikutkan benar-benar atlet berkualitas dan pilihan. Pasalnya jika itu terjadi maka akan mudah bagi kami untuk merekrut atlet terbaik guna membentuk tim pra-PON Bali,” tegas Ketut Subadra di Denpasar, Rabu (22/2/2023).
Bagaimanpun juga dijelaskannya, peluang Bali utamanya pada PON 2024 memiliki peluang untuk meraih medali emas. Berangkat dari semua itulah maka akan dipersiapkan tim pra-PON sebaik mungkin.
“Target kami di pra-PON lolos dulu ke PON dengan sebanyak-banyaknya atlet, setelah itu baru target utamanya di PON 2024. Fokus dan konsentrasi kami sekarang itu sehingga kami akan membuat persiapan matang,” terang Subadra.
Diakuinya, Bali akan bis amencuri emas di PON 2024 karena pertimbangan-pertimbangan yang kuat dan masuk akal. Dasarnya karena rival Bali di seluruh Indonesia di cabang olahraga (cabor) arung jeram, datangnya hanya dari Jawa Barat.
“Jadi kami akan maksimalkan kualitas atlet kami dengan latihan rutin nantinya,” demikian Ketut Subadra. (ari/jon)








