
TABANAN – DTW Tanah Lot sudah sangat terkenal dan menjadi ikon pariwisata Tabanan , Bali bahkan Indonesia. Meski demikian promosi tetap harus dilakukan untuk mengenalkan Tanah Lot lebih luas lagi kepada para wiasatwna termasuk biro dna gane perjalanan.
Sehubungan dengan hal tersebut DTW Tanah Lot merancang menggelar festival tahun 2023 mendatang. Festival ini menjadi kelanjutan festival yang telah digelar sebelum Pandemi Covid-19. Hal tersebut disampikan Asisten Manager Operasional DTW Tanah Lot I Putu Toni Wirawan ketika dikonfirmasi Selasa (6/12/2022).
Putu Toni menjelaskan, dengan melandainya Covid-19, kunjungan ke Tanha lot mulia menggeliat lagi sejak 2021 silam. Meski saat ini kunjungan sudha meningkat, namun tidak seperti sebelumnya Covid merebak.
“Memang sudah mulai meningkat. Saat ini rata-rata sekitar 3500 orang perhari baik wisatawan domestik maupun mancanegara,” ungkap Toni.
Jumlah ini kata putra almarhum Toya Adnyana ini meningkat bila dibandingkan tahun 2021 yang berkisar diangka 1200 sampai 1500 orang perhari. Meski demikian, pihaknya tetap berharap jumlah kunjungan bisa kembali seperti sebelum pandemi.
‘Dengan melandainya covid dan open borading , kunjunganakan semakin meningkat, meski belum bsia mencapai angka seperti sebelum pandemi,” sebutnya.
Terlepas daeri hal ini, meski kunjungann semakian meningkat, namun dirasa belum maksimal. Promosi tetap harus dilakukan , baik dengan mengikuti event di luar daerah bahkan luar negeri atau melalui platform digital seperti media sosial, namun juga berencana menggelar event internal seperti menghidupkan kembali festival tanah lot yang telah digelar sebelumnya pandemi berlangsung.
“Terakhir digelar di tahun 2019 lalu, rencananya di tahun 2023 kami kembali menggelar Tanah Lot Art festival. Ini sudah disusulkan ke Menparekraf melalaui Dinas Pariwisata,” ungkapnya.
Diharapkan, dengan digelarnya festival, selain mengakomosir UMKM yang ada di Tanha Lot dna sekitranya, juga menjadi ajang promosi untuk mengenalkan kembali Tanah Lot ke seluruh dunia. Juga akan meningkatkan kunjungan.
“Ini sebagai bagian dari promosi untuk mengenalkan lebih jauh keberadaan Tanah Lot,” ucapnya.
Sementara itu, dari pantuan di lokasi, kunjungan wisatawan semakin meningkat. Nampak belasan bus berderet di areal parkir membawa wisatawan nusantara (domestik) terutama di kalangan pelajar.
Menurut Putu Toni, saat ini memang mulai menuju puncak kunjungan menjelasang libur natal dan tahun baru. Wisawtan yang datang kebanyakan rombonagn para siswa dari luar Bali. Namun dari data yang ada, memang saat ini lebih banyak wisatawan mancanegara. Seperti dari Eropa, Asia terutama asia tenggara dan India , maupun Australia dan Amerika.
“Lumayan meningkat, terutama libur natal dan tahun baru (Nataru) ini, tapi masih lebih banyak daeri mancenegera. Juga sudah ada yang conferm untuk hadir di bulan ini (Desember). Mudah-mudahan tidak berubah,” tandasnya.
Sehubungan dengan hal tersebut, pihaknya akan menggelar open house selama tiga hari yakni 30-31 Desember 2022 dan 1 Januari 2023. Selain itu, pihaknya juga menggelar program happy hours, yakni menyiapkan makanan ringan dan minuman gratis bagai wisatawan termasuk guide dan supir, khusus di hari Sabtu dan Minggu.
“Ini wujud terima kasih kami kepada wisatawan yang berkunjungan. Ternyata sambutan wisatawan luar biasa, meski hanya sekedar jajan Bali dengan kopi atau teh, tapi ini sangat berkesan bagi wisatawan,” pungkasnya. (jon)








