
TABANAN – Kelangkaan solar yang terjadi dua hari belakangan memberikan imbas kepada supir truk maupun bus yang harus antri di SPBU. Ternyata kelangkaan solar ini juga dialami para sopir traktor.
Mereka kesulitan untuk mendapatkan solar, meski mereka sudah menunjukkan surat rekomendasi. Padahal saat ini, petani mulai mengolah lahan sawah mereka untuk memasuki musm tanam Bulan Desember.
Seperti diungkapkan salah satu sopir traktor I Wayan Sila Astawa saat sedang mengerjakan sawah di Subak Pandak Gede, Kediri, Selasa (6/12/2022). Diakui para sopir traktor kesulitan mendapatkan solar karena memang langka.
“Sekarang ini kami para sopir traktor kesulitan untuk mendapatkan solar, karena memang langka,” sebut Sila Astawa.
Karena solar langka, beberapa rekannya terpaksa membeli pertamina dex, agar bisa beroperasi. Karena mereka sudah janji kepada petani untuk mengolah sawah mereka.
“Kebetulan saya masih punya stok (solar), tapi teman lain terpaksa membeli pertamina dex. Tapi kalau terus langka , sayapun akan kesulitan untuk mendapatkan solar ini,” ungkapnya.
Untuk menyelesaikan sekitar 40 area satu hari, dirinya memerlukan solar sebanyak 10 liter. Sementara upah untuk satu are sebesar Rp 25 ribu.
“Kalau harus memakai pertamina dex, harganya sangat mahal, kami harap pemerintah memperhatikan nasib kami,” ucapnya.
Sementara itu Ketua KTNA Bali yang juga Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan dikonfirmasi terpisah memaklumi kondisi ini karena memang solar langka. Karena persolan BBM ini merupakan urusan dan kewenangan pusat (Pertamina), maka pihaknya berkoordinasi dengan di provinsi untuk diteruskan ke pusat.
“Kami tentu prihatin dengan kondisi ini, kami sudah sampikan ke provisni agar persoalan ini juga diteruskan ke pusat dan mendapatkan solusi dengan segera. Karena petani khususnya sopir traktor sangat membutuhkan BBM jenis solar untuk bisa mengilah lahan mereka,” ucapnya.
Sementara itu antrian truk untuk mendapatkan solar masih terlihat di beberapa SPBU. Meski tidak separag sehari sebelumnya, namun tetap saja menimbulkan kemacetan karena sebagain truk parkir di badan jalan karena tidak bisa masuk SPBU menunggu giliran. (jon)








