
KLUNGKUNG- Kabupaten Klungkung berhasil menduduki peringkat papan tengah yakni posisi lima pada pelaksanaan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Bali ke XV tahun 2022. Peringkat papan tengah sesuai janji dan target dari Ketua KONI Kabupaten Klungkung I Wayan Subamia.
Kontingen Klungkung berhasil mengumpulkan 25 emas, 42 perak dan 63 perunggu dari 40 cabang olah raga yang diikuti. Cabang olah raga Muaythai menyumbang medali emas paling banyak yakni 6 emas. Sekaligus di cabang olah raga ini Klungkung menjadi juara umum.
Kemudian disusul Wushu dengan tiga medali emas, Cabang Olah Raga Selam dan Yudo masing-masing menyumbang 2 medali emas.
Sebaliknya,beberapacabang olah raga yang menjadi unggulan, diharapkan mampu mendulang medali emas justru meleset dari perkiraan. Seperti karate hanya menyumbang 1 medali emas.
Panjat tebing yang pernah eksis di ajang Porprov, pada perhelatan dua tahunan kali ini, panjang tebing justru gagal menyumbang medali emas.
“Beberapacabor (cabang olah raga unggulan)meleset. Tenis meja dan renang juga maleset dari target. Secara keseluruhan target kami 30medali emas. Meskipun demikian, sejak awal kami memang tidak muluk-muluk, bisa berada di posisi tengah,” tandas Subamia, Rabu (30/11/2022).
Menurutnya meskipun persiapan sangat kurang, sarana prasarana yang kurang, Klungkung tidak mau jumbawa.
“Posisi lima itu cukup menggembirakan,”kata pria asal Lingkungan Budaga, Kelurahan Semarapura Kauh, Kecamatan Klungkung ini
Sebagai bahan evaluasi, Subamia berjanji bakal terus memantau perkembangan cabang olah raga terutama yang tidak produktif (tidak pernah menyumbang medali).
Soal bonus atlet, Subamia menjanjikan setidaknya sama dengan bonus porprov sebelumnya yakni emas Rp 45juta,medali perak Rp 15 juta dan medali perunggu Rp 10 juta.(yan)








