
NUSA DUA – Menjelang KTT G20 yang dihelat November 2022, Polresta Denpasar dan Kodim 1611/Badung melakukan koordinasi masalah keamanan di wilayah Nusa Dua.
Sosialisasi dan koordinasi pengamanan selama KTT G20 dilakukan di Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, dihadiri aparat desa, Selasa (25/10/2022).
“Kelurahan Benoa merupakan tempat pelaksanaan semua kegiatan KTT G20, termasuk hotel tempat delegasi menginap. Tentunya pengamanan menjadi hal utama,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas didampingi Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. Dody Trio Hadi.
Menurut Bambang, selama KTT G20 akan ada pembatasan-pembatasan terhadap masyarakat, seperti work from home (WFH), serta belajar daring bagi siswa sekolah. “Ini bukan bermaksud membuat masyarakat liburan, tapi membatasi kegiatan masyarakat di luar rumah,” bebernya.
Selain itu, pembatasan melintas di jalur tol menuju Sawangan juga dilakukan. Bahkan, khusus di wilayah Desa Peminge, Kuta Selatan, hanya diperbolehkan menggunakan kendaraan listrik.
Menimpali Kapolresta, Dandim Kolonel Inf. Dody Trio Hadi menambahkan, terkait diberlakukan penutupan jalan, untuk pedagang kaki lima di sepanjang jalur diminta tidak berjualan.
Begitu juga pemilik hewan ternak, yaitu sapi dan anjing liar wajib dikandangkan agar tidak mengganggu pada saat delegasi melintas.
“Kami mohon maaf adanya ketidaknyamanan dengan adanya pembatasan-pembatasan tersebut. Kami hanya menginginkan agar jalannya pelaksanaan kegiatan dapat berjalan aman dan sukses,”ujarnya.
Pada kesempatan itu, Dandim meminta kepada kaling dan masyarakat lainnya ikut peduli terhadap lingkungan, serta pengawasan terhadap warga pendatang.
“Apabila mendengar dan melihat adanya permasalahan maupun adanya warga pendatang agar berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk deteksi dini. Wajib waspada, tapi tetap dengan cara yang ramah,”ujarnya. (dum)








