
KUTA – Pengalaman wisata pertama seorang tamu Jepang di Bali, tercoreng akibat ulah oknum usaha money changer di wilayah Legian. Dia diduga nyaris ditipu jutaan rupiah, ketika melakukan penukaran uang Yen pada salah satu money changer di Jalan Sahadewa, Kamis (20/10/2022).
Ketua Lembaga Pemberdayaan (LPM) Legian, I Wayan Puspa Negara menuturkan, laporan adanya kejadian tersebut diterimanya sekitar pukul 13.30 Wita, dari salah seorang warga. Kabarnya, tamu bersangkutan hendak menukar 50.000 Yen, namun uang rupiah penukar yang diterima kurang sekitar Rp1.100.000.
“Itu adalah tamu dari warga bersangkutan. Begitu warga tersebut komplain, langsung dikembalikan saat itu juga. Bahkan lebih lagi Rp 400 ribu,” ungkapnya.
Setelah kejadian itulah, laporan masuk kepada pihaknya. Sehingga anggota Linmas langsung menyambangi ke lokasi, dan menggiring oknum bersangkutan ke Kantor Lurah Legian.
“Di kantor lurah dia kami pertemukan dengan Kasi Pembangunan, karena kebetulan Ibu Lurah lagi tidak ada di tempat. Rekomendasi dari perspektif kami, ya lebih baik ditutup permanen. Kecuali dia mampu mengurus izin dari Bank Indonesia. Tapi bagi kami, karena perilakunya itu merupakan preseden buruk, jadi menurut saya sudah tidak ada ruang buat mereka,” sebutnya. (adi/jon)








