
BULELENG – Kepasrahan warga Eks Transmigran Timor-Timur untuk menunggu janji pemerintah terus berlanjut dan diuji sejak tahun 2000 paska eksodus dari Bumi Lorosae yang kini menjadi Negara Timor Leste. Tak mau anarkis, untuk mengenang dan menagih janji pemerintah untuk penyelesaian tanah yang ditempati melalui reforma agraria, 107 kepala keluarga (KK) asal Buleleng yang atas nama negara menjadi transmigran di Timor-Timur menggelar doa bersama.
“Apa yang kami lakukan hari ini adalah doa bersama untuk memperingati Hari Jadi Banjar Bukit Sari, mengenang 22 tahun penempatan kami di Desa Sumberklampok dan 23 tahun eksodus dari Timor-Timur paska Tragedi Jajak Pendapat tahun 1998,” ungkap Nengah Kisid selaku koordinator 107 KK Eks Transmigran Timor-Timur, usai doa bersama di Pura Bukit Sari Desa Sumberklampok Kecamatan Gerokgak, Jumat (9/9/2022).
Doa bersama ini, kata Kisid, juga dilakukan untuk mengingatkan pemerintah yang sampai hari ini belum mampu menyelesaikan persoalan hak atas tanah yang ditempati 107 KK Eks Transmigran Timor-Timur di Desa Sumberklampok Kecamatan Gerokgak.
“Melalui doa bersama ini, kami memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, Ida Hyang Widhi Wasa agar semua pejabat yang berwenang dalam hal ini diberikan kesehatan sehingga bisa melaksanakan tugas dengan baik, sesuai fungsi serta kewenangan yang dimiliki,” ujarnya.
Melalui doa bersama, warga Eks Transmigran Timor-Timur berharap pejabat pemerintah pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia memiliki rasa kemanusiaan untuk memutuskan yang terbaik bagi masyarakat.
“Karena janji negara harus diselesaikan oleh negara,” tegasnya.
Senada dengan Korlap 107 Eks Transmigran Timor-Timur, I Wayan Sawitra Yasa selaku Prebekel Desa Sumberklampok Kecamatan Gerokgak juga berharap pemerintah pusat, pemerintah provinsi (Pemprov) Bali dan pemerintah kabupaten (Pemkab) Buleleng serta Kantor Pertanahan Kabupaten Buleleng memperhatikan aspirasi terkait proses reforma agraria terhadap tanah yang ditempati sejak tahun 2000.
“Kami mengapresiasi penyampaian aspirasi yang dilakukan melalui doa bersama ini sebagai cara terhormat untuk mengingatkan pemerintah terkait janji kepada masyarakat, Eks Transmigran Timor-Timur pada saat penyerahan 21 program pemerintah kepada warga Kampung Reforma Agraria Desa Sumberklampok, bertepatan dengan peringatan ulang tahun Bapak Joko Widodo pada tanggal 21 Juni 2022 di Desa Sumberklampok Kecamatan Gerokgak,” pungkasnya.(kar/jon)








