
TABANAN – Di sela-sela kesibukan menuntaskan program TMMD ke 114 membangun jalan yang menghubungkan Desa Sangketan (Penebel) dengan Wanagiri (Selemadeg Timur), TNI berkolaborasi dengan Desa Sangketan menggelar berbagai lomba, Minggu (7/8/2022).Lomba yang digelar serangkain dengan HUT RI ke 77 tersebut seperti lomba ngejuk kucit (menangkap anak babi). Dalam lomba ngejuk kucit ini diikuti ibu-ibu PKK Desa Sangketan. Uniknya peserta harus menutup mata mereka, sehingga timbul keseruan dan hiburan bagi masyarakat. Terkadang beberapa kali ibu-ibu harus bertabrakan mengejar kucit dari suaranya.
Selain itu juga digelar lomba layang-layang merah putih, tarik tambang, lomba senam Sicita ibu-ibu PKK, lomba karaoke dan lomba terong estafet. Kegiatan diawali dengan jalan santai dimulai dari lapangan Desa Sangketan menuju Kantor desa dan kembali ke lapangan. Acara diakhiri dengan pembagian doorprize.
Perbekel Desa Sangketan I Nyoman Sugiarta mengatakan, meski kurang anggaran pada acara ini, namun dia merasa bangga dengan seluruh masyarakat Desa Sangketan yang memiliki semangat yang luar biasa, terlibat dalam semua kegiatan.
“Karena dengan semangat dan kekompakan, kekurangan yang ada bisa kita tutupi,” kata pria yang juga penyanyi Bali ini.
Dandim 1619/Tabanan, Letkol. Inf. Ferry Adianto saat membuka acara perlombaan mengatakan, adanya perayaan penyambutan HUT RI ke-77 tahun 2022 yang digelar warga Desa Sangketan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang sangat semangat. “Sesuai dengan program pemerintah, kita harus segera bangkit dari keterpurukan. Dengan semangat yang ada kita pasti bisa bangkit,” pungkasnya. (jon)








