
TABANAN – Miris! Di tengah persiapan Tabanan menyambut Hut Kemerdekaan RI ke 77 dengan bersolek, kontras dengan kondisi yang ada di parkiran TMP Pancaka Tirta Tabanan. Sebanyak 20 truk penuh sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan berderet parkir. Truk tidak bisa membawa sampah ke TPA Mandung karena excavator kembali rusak.
Pantauan di areal Parkir TMP Pancaka Tirta Tabanan, nampak sebanyak 20 truk sampah milik DLH penuh dengan sampah berderet di barat dan timur jalan. Baru busuk menyengat ketika melewati areal tersebut. Belum lagi pemandangan yang kurang sedap dilihat.
Kondisi ini kontras dengan di bagian depan khususnya di Patung Debes-Wagimin jalan Pahlawan Tabanan sampai ke denan Kantor Bupati. Taman-taman bersolek. Semua dicat dengan warga hitam putih. Termasuk juga pinggiran trotoar. Bahkan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati I Made Edi Wirawan dan ribuan ASN mengecat taman dan bibir trotoar di kota Tabanan ini. Belum lagi ditambah dengan pemasangan bendera dan lampu hias menambah semarak kota Tabanan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ekayana ketika dikonfirmasi mengakui hal tersebut. Seluruh armada truk sampah tidak bisa membawa sampah ke TPA Mandung Kerambitan. Sebanyak 20 truk penuh sampah tersebut terpaksa diparkir di areal Parkir TMP Pancaka Tirta, Timur kantor DLH.
“Terpaksa truk penuh sampah tersebut diparkir di sana dulu, karena tidak bisa dibawa ke TPA Mandung,akibat excavator rusak,” ungkap Ekayana, Selasa (2/8/2022).
Pihaknya juga sudah menyampaikan kepada pengelola sampah swasta yang juga mengirim sampah ke TPA Mandung. Mereka diminta untuk tidak membawa sampah dulu ke TPA Mandung, sampai alat berat bisa berfungsi.
Dijelaskan, excavator mengalami kerusakan sejak Senin (1/8/2022) lalu. Roda besi (rel) bagian depan putus, sehingga tidak bisa jalan. Akibatnya tumpukan sampah yang ada di bagian depan TPA tidak bisa didorong ke arah timur atau ke dalam. Sampah akhirnya masih menumpuk di bagian depan sehingga sampah yang baru, belum bisa masuk. Sementara satu excavator lagi rusak parah dan tidak bisa difungsikan lagi.
“Hari ini ( kemarin) sudah dibawa ke Denpasar untuk diperbaiki, mudah-mudahan sore sudah selesai, sehingga besok (Rabu (3/8/2022) sudah bisa bekerja lagi. Maklum alat beratnya sudah berusia tua sehingga sering rusak,” jelas Mantan Kabag Ekonomi Setda Tabanan ini.
Diakui, dengan kondisi alat berat yang sudah tua, sering rusak dan harus mendapat perbaikan. Biaya perbaikan alat berat juga sangat besar. Maka pihaknya akan mengusulkan di anggaran perubahan atau di induk tahun 2023 untuk pengadaan alat berat (excavator). Apalagi menjelang 17 Agustus, kebersihan Kota Tabanan dan sekitarnya harus terjaga.
“Kami akan usulkan untuk pengadaan alat berat tersebut untuk memudahkan penanganan sampah di TPA Mandung,” pungkasnya. (jon)








