
TABANAN – Kecelakaan tunggal out of control (OC) terjadi di jalan umum Denpasar Gilimanuk, tepatnya di Banjar Megati Kelod, Desa Megati, Selemadeg Timur, Tabanan , bertepatan dengan hari Raya Kuningan Sabtu (18/6/2022) siang. Diduga mengantuk, seorang perawat yang mengemudikan Mobil Kijang Innova menabrak pelinggih dan patung catus Pata Desa Megati hingga mengalami luka-luka.
Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 Wita. Sebuah kendaran Toyota Kijang Inova Nopol 1707 E dikemudikan I Gusti Ayu Tina Tresnanti (36) asal Banjar Bangkiang Sidem, Desa Gunung Salak, Selemadeg Timur datang dari arah timur (Denpasar). Dia hendak pulang sembahyang Kuningan. Namun setiba di lokasi menjelang Catus Pata, Megati, perempuan yang berprofesi sebagai perawat tersebut diduga mengantuk.
Selepas jembatan shortcut, diduga mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan laju mobil tersebut. Bukannya belok kanan, mobil justru lurus sehingga menabrak pelinggih maupun patung dewi di Catus Pata, Megati, hingga bagian depan mobil ringsek. Begitupula dengan catus pasta yang ditabrak mengalami kerusakan pada pinggiran hiasan
Sementara pengemudi innova mengalami bibir bengkak, luka pada lidah akibat benturan keras. Korban selanjunya dievakuasi ke Rumah Sakit Wisma Prasanthi, Tabanan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kapolsek Selemadeg Timur AKP Ni Luh Komang Sri Subakti membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskan, kecelakaan terjadi diduga karena pengemudi mengantuk sehingga mobil menabrak Catus Pata Megati Kelod.
AKP Sri Subakti menambahkan , adanya kejadian tersebut, pihak keluarga korban sempat ke lokasi TKP dan sempat berkomunikasi dengan ketua tempekan bedelodan Banjar Megati Kelod I Gede Yudiarsa. Yudiarsa sudah menyampaikan kejadian catus pasta yang ditabrak mobil innova kepada Jro Bendesa Adat Megati Kelod.
“Penyelesaiannya akan dilakukan secara kekeluargaan,” pungkasnya. (jon)








