
TABANAN – Hujan disertai angin puting beliung melanda wilayah Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan Tabanan, Sabtu (16/4/2022) petang. Akibatnya, beberapa bangunan pelinggih hancur, balai subak mengalami kerusakan.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan I Putu Trisna Widiatmika ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskan peristiwa angin puting beliung tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 Wita di Banjar Dukuh dan Banjar Sangging.
“Kejadiannya sangat singkat, angin kencang melanda dua banjar di Desa Kelating menyebabkan kerusakan beberapa pelinggih dan bangunan milik warga,” jelas Trisna Widiatmika, Minggu (17/4/2022).
Pihaknya telah turun ke lokasi untuk mengecek kerusakan yang terjadi. Dari pengecekan yang dilakukan ada beberapa genteng rumah milik warga dibawa terbang angin. Salah satunya rumah milik I Made Suada di Banjar Bangging yang mengalami kerugian material sekitar Rp 500 Ribu. Selain itu, ada bangunan suci milik warga berupa piyasan, tugu dan penyengker roboh yang menyebabkan kerugaian material Rp 30 Juta.

Kerusakan lainnya kerusakan pada bale sunbak Pura Ulun desa berukuran 6X2,5 meter. Sebagian besar gentengnya hancur dengan kerugian sekitar Rp 2 Juta. Pelinggih taksu milik AA Putu Widiadnyana juga roboh menyebabkan kerugian sebesar Rp 15 Juta.
Sementara di Banjar Dukuh, Pelinggih taksu milik I Nyoman Susana roboh, menyebabkan kerugian material Rp 15 Juta.
“Kerugian akibat kejadian tersebut mencapai puluhan juta. Kami sudah turun ke lokasi melakukan pendataan dan memberikan bantuan logistik,” pungkasnya. (jon)








