
KARANGASEM—Gubernur Bali I Wayan Koster menyentil Bupati Karangasem I Gede Dana, menyusul rendahnya capaian vaksin booster di Karangasem. Sentilan itu disampaikan saat meninjau pelaksanaan pelaksanaan vaksinasi di Karangasem, Minggu (6/3/2022).
Pada kesempatan itu, Gubernur Koster juga menginstruksikan, agar Bupati Gede Dana bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi boster tersebut, untuk memenuhi target target 30 persen di masing-masing kabupaten/kota di Bali.
“Capaian vaksinasi booster di Karangasem masih cukup rendah, yakni 7 persen. Baru 20 ribu orang masyarakat yang tersasar dari target sekitar 100 ribu lebih,” ungkap Gubernur.
Mempercepat proses vaksinasi ini, Koster sudah memerintahkan Bupati Gede Dana untuk bisa memenuhi target capaian vaksinasi selama empat hari dengan target capaian 80 ribu.
“Bupati Karangasem telah merancang vaksinasi berbasis desa. Jadi, dari 78 desa yanga da di Karangasem, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan setiap hari dengan target 200 orang per desa atau bisa mencapai 16 ribu lebih vaksinasi. Sehingga, dalam kurun waktu empat hari bisa tercapai lagi 80 ribu vaksinasi,” ucap Koster, seraya meminta Bupati Gede Dana untuk terus mengawasi secara langsung pelaksanaan vaksinasi di wilayahnya.
Koster berharap, 10 Maret mendatang, Karangasem sudah bisa memenuhi target 30 persen capaian vaksinasi booster tersebut.
“Capaian minimum 30 persen merupakan komitmen semua Kabupaten/kota di Bali. Kami berharap semua daerah segera menuntaskan target tersebut” jelasnya.
Target capaian vaksinasi booster it uterus digenjot Gubernur Koster, dalam upaya pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali di tengah situasi pandemi covid-19 yang sampai saat ini masih melanda. Terlebih, Bali telah diberikan kebijakan khusus oleh pemerintah pusat, bahwa wisatawan mancanegara yang datang ke Bali diberlakukan tanpa menjalani karantina.
“Kebijakan khusus dari pemerintah pusat ini harus kita kawal bersama. Langkah strategisnya harus bisa memenuhi capaian target vaksinasi booster 30 persen itu. Memaksimalkan capaian ini saya akan terus melakukan pemantauan dengan turun langsung ke daerah-daerah,” pungkasnya. (wat/jon)








