
KARANGASEM—Bupati Karangasem, Gede Dana bersama Wabup I Wayan Artha Dipa terus membuat terobosan dalam upaya mengurangi angka pengangguran di wilayahnya. Upaya menghadirkan investor sebanyak-banyaknya untuk berinvestasi di Kabupaten Ujung Timur Bali itu, merupakan bagian dari keseriusan Bupati Gede Dana dalam menekan angka pengangguran yang saat ini terus meningkat.
Gayung bersambut, sejak peluang investasi dibuka, beberapa investor mulai melirik Karangasem untuk menanamkan modalnya di sektor pariwisata. PT. Oriental Indrakila Persada (OIP) misalnya. Dari beberapa kali pertemuan yang dilakukan, Bupati Gede Dana tampaknya sangat tertarik dengan investasi yang ditawarkan PT. OIP itu.
Menurut Bupati, investasi puluhan triliun itu, akan mampu menyedot tenaga kerja lokal lebih dari 3000 orang.
“Beberapa kali pertemuan yang sudah kami lakukan dengan PT OIP, tampaknya investasi besar ini segera hadir di Karangasem. Informasinya kerjasama investor dengan pihak Tokyo, Jepang sudah ada kesepakatan dan sudah ditandatangani,” ucap Gede Dana, belum lama ini.
Baik Bupati Gede Dana mapun Wabup I Wayan Artha Dipa, manyambut baik keinginan PT. OIP berinvestasi di wilayahnya. Bahkan Wakil Bupati Wayan Artha Dipa saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-2 PT. OIP di Hardcoff Bali, Jalan Raya Puputan Renon, Sabtu (5/3/2022). Artha Dipa dengan tegas menyatakan, Karangasem membuka kran seluas-luasnya bagi investor untuk berinvestasi di wilayahnya. Kendati demikian, dalam mengembangkan investasinya, investor wajib tunduk dengan dengan aturan yang ada.
“Pilihan investor untuk berinvestasi bertujuan untuk memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat. Kami sangat berterimakasih atas keinginan baik PT. OIP dalam mengembakan usahanya di Karangasem,” ucap Artha Dipa.
Sebelumnya, Presiden Direktur PT. OIP, Indra Moelyono mengatakan, mega proyek yang akan dibangun di Karangasem itu, tempatnya sangat eksotis dan akan menjadi salah satu ikon andalan destinasi wisata di Bali, terbesar di Asia.
“Proses MoU terkait kerjasama kesepahaman dengan pihak Tokyo, Jepang, sudah kami tandatangangi. Rencananya groundbreaking (peletakan batu pertamanya) akan dilakukan April 2022,” terang Indra Moelyono.
Dijelaskan, tahap awal pembangunan dimulai dengan mempersiapakan pembangunan resort dan hotel bintang lima, lahan parkir untuk 4.400 kendaraan dan 100 bus.
“Pembangunan mega proyek ini memiliki luas ratusan hektar. Proses pembangunan akan dimulai dengan bangunan pendukung seperti sport area hotel, lapangan golf dan sarana pendukung lainnya. Kami predikisi pembangunannya akan rampung akhir 2024,” terang Indra Moelyono didampingi Direktur Operasional OIP, Ida Bagus Oka Gunastawa, seraya menyampaikan terimakasih kepada Bupati Karangasem I Gede Dana atas dukungannya dalam mengembangkan investasinya itu.
“Kami meyakini, investasi mega proyek di sektor pariwisata ini akan mampu menggerakkan roda perekonomian Karangsem dan Bali pada umumnya,” pungkas Indra. (wat/jon)








