
KUTA – Seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa diamankan petugas gabungan, di Jalan Dewi Sri, Selasa (22/2/2022) malam. Sebelumnya, pria tersebut berkeliaran tanpa busana dan sesekali berteriak menantang warga dan pengendara yang melintas.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Legian I Wayan Puspa Negara menuturkan, atensi diberikan berdasarkan laporan dari masyarakat. Kabarnya, pria tersebut sudah sejak siang hari berkeliaran di Jalan Dewi Sri tanpa selembar pakaian pun.
“Karena tidak ada pakaian, maka kami belikan dahulu. Kemudian kami bujuk agar tidak lagi berulah di kawasan Legian. Awalnya dia memang mengiyakan,” bebernya, Rabu (23/2/2022).
Namun di malam hari sekitar pukul 21.30 Wita, pria itu ternyata muncul kembali. Dengan bertelanjang dada, dia berulah menantang warga dan pengendara sekitar.
“Malamnya kami dapat laporan lagi, dan turun lagi. Sampai di lokasi, pria tersebut masih berteriak histeris. Kami sempat berusaha menenangkan, tapi dia justru berlarian menghindari tim yang turun,” tuturnya.
Karenanya, langkah pengamanan sempat dihiasi aksi kejar-kejaran. Sambil berlarian, pria tersebut berteriak histeris. Namun beruntung, sekitar 20 menit berlalu, yang bersangkutan akhirnya berhasil diamankan.
Saat digiring ke Puskesmas, pria tersebut sempat coba kabur lagi. Namun berhasil kembali diamankan oleh petugas.
“Total sudah tiga kali mencoba untuk melarikan diri. Dua kali di Jalan Dewi Sri, dan satu kali di Puskesmas,” sambungnya sembari menyampaikan bahwa dari Puskesmas, pria bersangkutan kemudian ditindaklanjuti petugas Satpol PP menuju RSUD Mangusada, untuk selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial.
Dikonfirmasi terpisah, Danru Satpol PP BKO Kuta I Nengah ‘Kejus’ Wika membenarkan adanya pengamanan terhadap pria diduga ODGJ tersebut. Dia pun tidak memungkiri bahwa itu sudah ditindaklanjuti di RSUD Mangusada.
“Saat ini masih dirawat di RSUD Mangusada. Kalau sudah stabil, nantinya akan diserahkan ke Dinsos,” sebutnya. (adi/jon)








