
TABANAN – Warga banjar Taman Tanda, Desa Batunya, Baturiti, Tabanan digegerkan dengan ditemukannya wisatawan Australia Pearce John Douglas (69) meninggal di villa The Oddity, Banjar Taman Tanda, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Selasa (22/2/2022) malam. Korban diduga meninggal karena sakit. Jenasah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Sanglah
Informasi yang berhasil dihimpun, Minggu (20/2/2022) sekitar pukul 17.00 WITA saksi I Ketut Suara (29) dan I Made Suwitra (43) pecalang warga Banjar Taman Tanda datang ke villa The Oddity melakukan pengecekan tamu sekaligus hendak memungut uang aci penyepian dalam satu tahun sekali. Namun tidak ada yang menyahut dan pintu gerbang dalam keadaan terkunci.
Senin (21/2/2022) sekitar pukul 17.00 wita mereka kembali mendatangi villa tersebut, tetap juga tidak ada yg menyahut. Kemudian Selasa (22/2/2022) sekira pukul 17.00 wita kembali mendatangi Villa The Oddity, sempat mengecek kendaraan korban satu unit yamaha Bison masih berada di garase. Kedua saksi memanggil-manggil tamunya, namun sama sekali tidak ada jawaban.
Mereka akhirnya meminta ijin kepada Bendesa Adat Taman Tanda I Wayan Sukarma memasuki villa untuk memastikan keadaan korban. Mereka masuk lewat pagar utara belakang villa. Diketahui pintu masuk dari kaca yang berada di selatan dalam keadaan terbuka. Begitu masuk saksi melihat korban dalam keadaan sudah meninggal membujur kaku telanjang di sofa. Korban dalam posisi kepala berada di barat, kaki kiri diatas sofa dan kaki kanan terlentang menyentuh lantai.
Sesuai informasi dari saksi bahwa korban sebelumnya pernah menjalani operasi kelamin, mata sebelah kanan bola mata diangkat dan operasi pernapasan pada leher. Saksi kemudian menginformasikan kepada Bhabinkamtibmas Desa Batunya selanjutnya petugas dari Polsek Baturiti mendatangi TKP untuk dilakukan pemeriksaan. Beberapa saat kemudian, empat orang dari BPBD Tabanan tiba di lokasi bersama ambulan jenasah milik RSUD Tabanan. jenasah korban selanjutnya dievakuasi.
Sementara menurut keterangan karyawan vila tersebut, Sabtu (19/2/2022) sekitar pukul 10.00 wita sempat menghubungi korban melalui telepon dan dijelaskan, korban sempat jatuh ditimpa sepeda motor saksi sempat menyarankan ke dokter dan korban bilang sudah ke dokter di Pancasari. Saksi sering berkomunikasi dan korban bilang mengeluh sakit pada mata dan tidak enak badan. Korban sempat memberitahu saksi, tidak usah menengok karena kasihan jauh. Setelah itu, saksi tidak pernah komunikasi lagi dengan korban sampai terakhir diketahui meninggal.
Sebelum dievakuasi ke RS Sanglah, petugas dari Puskemas Baturiti I dipimpin oleh dr I Gusti Putu Sudana melakukan pemeriksaan tubuh korban dan tidak ditemukan bekas tanda kekerasan, kecuali bekas operasi pada bola mata kanan serta operasi di bagian tubuh lainnya. Dari hasil pemeriksaan dan hasil olah TKP serta keterangan saksi diduga korban meninggal dengan wajar.
Kalaksa BPBD Tabanan I Nyoman Sridhana Giri membenarkan penemuan jenasah wisatawan asal Australia tersebut. Mayat sudah dievakuasi ke RS Sanglah dengan ambulan RSUD Tabanan untuk penanganan lebih lanjut. (jon)








