
KARANGASEM — Warga Banjar Gunaksa, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, mendadak panik. Pemicunya, dua ting listrik milik PLN roboh melintangi jalan hingga menimpa rumah menimpa rumah dan tembok penyengker milik warga.
Informasi yang dihimpun Selasa (15/2/2022) menyebutkan, musibah robohnya tiang listrik tersebut terjadi, Senin (14/2/2022) sekitar pukul 15.00 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, rumah dan tembok penyengker milik warga yang hancur tertimpa tiang listrik. Membuat pemiliknya mengalami kerugian material yang cukup lumayan.
Perbekel Desa Ababi, I Wayan Siki mengatakan, dua tiang listrik yang roboh itu terjadi saat wilayahnya diguyur hujan gerimis.
“Tiang listrik roboh pelan–pelan dan melintangi jalan. Mungkin dikarenakan kondisi tanah labil setelah diguyur hujan. Beruntung saat kejadian tidak ada kendaraan melintas,” terangnya.
“Tiang listrik yang sudah roboh dua unit dan yang koondisinya miring dua unit. Tiang listrik roboh pelan karena ada kabel penyanga,” ungkp Siki.
Dia berharap, pihak PLN bertanggung jawab dan melakukan perbaikan pada rumah dan tembok penyengker milik warga yang rusak, akibat ditimpa tiang beton tersebut.
“Warga sempat menanyakan ganti rugi, tapi kami tidak bisa memberikan jawaban. Kami berharap PLN bertanggungjawab atas musibah ini,” pintanya.
Dipihak lain, Kepala BPBD Kabupaten Karangasem, IB Ketut Arimbawa kembali mengeluarkan imbauan kepada masyarakat atas anomali cuaca yang tidak bersahabat sejak beberapa pekan terakhir.
“Kondisi cuaca belum stabil, kami berharap masyarakat untuk tetap waspada, karena dalam beberapa pecan kedepan masih berpotensi terjadi pohon tumbang,” ucapnya.
Sementara itu, mengantisipasi terjadi korban akibat pohon tumbang, kata Arimbawa, pihaknya berkerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup berencana akan memangkas pohon perindang di pinggir jalan lainnya.
“Pemangkasan pohon perindang di jalan-jalan protokol akan kami lakukan bertahap sesuai Surat Edaran dari Sekda Provinsi Bali,” pungkasnya. (wat/jon)








