
DENPASAR – Habisnya masa bakti para pengurus Pengprov POBSI Bali pada akhir Februari ini, membuat para pengurus mulai menyiapkan gelaran Musyawarah Provinsi (Musprov) POBSI Bali, dengan agenda utama memilih Ketua Umum (Ketum) yang baru. POBSI Bali memproyeksikan bakal menggelar Musprov pada 20 Februari 2022 dan direncanakan dilangsungkan di Ruang Rapat KONI Bali.
Menurut Wakil Ketua Umum POBSI Bali Willy Soedarno, Ketua Umum POBSI sekarang ini yakni Njoo Daniel Dino Dinatha sudah menjabat selama dua periode dan membutuhkan penggani Ketua Umum yang baru.
“Saya sudah menghadap ke pak Dino dan beliau legowo dan merestui Musprov POBSI Bali digelar dengan siapapun yang menjabat nantinya. Pastinya kami sudah menyiapkan apa-apa yang dibutuhkan secara resmi nantinya,” kata Willy, Minggu (30/1/2022).
Persiapan yang dilakukannya lanjutnya, baik sifatnya teknis maupun non teknis. Mulai dari pembentukan panitia pelaksana (panpel) sampai hal yang harus disiapkan secara non teknis baik surat menyurat atau lainnya.
“Untuk panpel sudah ada Surat Keputusan (SK) dari Ketum POBSI Bali sekarang ini jadi tinggal menyiapkan dari pihak Panpel terkait agenda dan keperluan Porprov. Soal tata tertib (tatib) juga telah saya siapkan semuanya,” tegas Willy yang juga mantan pelatih tim biliar PON XX/2020di Papua lalu.
Dengan lebih awal menyiapkan semua itu, dirinya optimis jika Musprov POBSI Bali bisa berjalan lancar sesuai arahan KONI Bali serta sesuai dengan AD/ART yang ada.
“Kami ingin musprov POBSI Bali berjalan dengan aturan-aturan yang ada di POBSI serta menjalankan apa yang menjadi aturan KONI Bali seperti menggelar Musprov sesuai masa bakti kepengurusan. Itu saran KONI Bali yang harus kami jalankan,” pungkas Willy. (ari/jon)








