
DENPASAR – Mendukung prestasi para atlet panjat tebing Denpasar menjadi komitmen utama di tahun 2022 termasuk gelaran mini kompetisi yakni Walikota Cup. Ini bentuk konsistensi juga yang ditunjukkan. Hal itu terungkap pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengkot FPTI Kota Denpasar baru-baru ini.
Menurut Ketua Umum I Made Suarta saat dikonfirmasi, pengurus FPTI Denpasar akan selalu berusaha optimal untuk memenuhi kebutuhan atlet di lapangan.
“Kami selalu konsisten memberikan motivasi kepada atlet untuk terus ingat bahwa prestasi dapat diraih apabila setiap pihak bekerjasama sebagai satu kesatuan sebagai tim. Saya sangat bangga dengan capaian atlet-atlet FPTI Kota Denpasar di tahun 2021. Kami akan selalu mendukung itu semua. Harapan saya mereka lebih baik lagi di tahun 2022 dan kami sebagai pengurus akan selalu mendukung sesuai dengan kapasitas kami termasuk dalam hal pemenuhan fasilitas sarana dan prasarana,” Minggu (30/1/2022).
Rektor Universitas PGRI Mahadewa Indonesia itu juga mengapresiasi dan mengimplementasi dengan baik, munculnya ide digelarnya mini kompetisi yang dilakukan oleh klub dan diimplementasikan dengan baik.
“Mental atlet akan terbentuk ketika terbiasa menghadapi dirinya sendiri, menghadapi lawan dan menghadapi kompetisi. Adanya mini kompetisi ini akan menjadi wadah latihan psikologis bagi anak-anak kita,” tambah Made Suarta.
Sementara itu Ketua Harian FPTI Denpasar I Ketut Sudana mengutarakan, pada tahun 2021 dua atlet Denpasar sukses memberikan dua medali perak pada Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur di Aceh melalui A.A Intan Ayu Larasati.
“Selain itu, FPTI Kota Denpasar juga sukses pada Kejuaraan Panjat Tebing Kelompok Umur (KU) Se- Bali di Karangsem pada Desember tahun lalu dengan bertengger di posisi Runner Up dengan raihan 5 emas, 5 perak dan 6 perunggu. Termasuk meloloskan satu atletnya dalam seleksi Pusat Pelatihan dan Pendidikan Pelajar (PPLP) Provinsi Bali yakni Dini Aurelia,” pungkas Ketut Sudana. (ari/jon)








