
TABANAN – Hujan deras telah menimbulkan banyak tanah longsor di Tabanan yang menyebabkan kerugian material. Seperti yang terjadi di Banjar Pemudungan, Desa Belimbing, Pupuan, Selasa (28/12/2021). Senderan rumah warga longsor justru menimpa rumah warga di bawahnya. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 Juta.
Kapolsek Pupuan AKP I Wayan Suastika ketika dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa longsornya senderan tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WITA. Meski saat itu sedang tidak hujan, namun diduga longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut malam sebelumnya.
“Memang saat kejadian, tidak hujan, tapi dugaannya karena hujan malam sebelumnya membuat tanah labil,” jelas Kapolsek Pupuan AKP I Wayan Suastika, Rabu (29/12/2021).
Dijelaskan, sedenran yang jebol milik warga I Nengah Satia. Senderan dengan ketinggian 6,5 meter dan lebar 3,5 meter menimpa rumah milik I Ketut Riardana yang ada di bawahnya. Akibat longsoran tanah membuat tembok dan atap rumah sebagai jebol. Beruntung semua kerabat selamat.
“Akibat kejadian tersebut , kerugian material diperkirakan sekitar Rp 150 juta ,” imbuhnya.
Atas kejadian tersebut, Pihaknya bersama TNI, BPBD Tabanan serta warga masyarakat membantu membersihkan material longsor yang menimpa ruma Ketut Riardana.
Hal senada disampaikan Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan I Putu Trisna Widiatmika dihubungi terpisah. Dikatakan, setelah pihaknya mendapat laporan dari Kasi Trantib Kecamatan Pupuan, pihaknya langsung menerjunkan personil membantu mengevakuasi material longsor yang menimpa rumah warga di Banjar Pemudungan, Desa Belimbing, Pupuan.
“Kami menerjunkan TRC ke lokasi untuk bersama dengan anggota TNI/Polri dan masyarakat bergotong royong menyingkirkan material longsor,” jelasnya. (jon)








