
KUTA – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung nampaknya mulai kewalahan dengan datangnya sampah musiman di pesisir barat. Karena dibersihkan pada pagi hari, siang hari sudah kembali berdatangan.
Seperti, Minggu (5/12/2021), sampah dampak musim angin barat terlihat berserakan pada siang hingga sore hari di Pantai Kuta. Jenisnya, mulai dari ranting-ranting kecil hingga batang kayu berukuran besar.
Ternyata petugas DLHK Badung sesungguhnya sudah sempat melakukan langkah pembersihan pada pagi harinya. Pembersihan dilakukan dengan menerjunkan 15 orang personel, dibantu 3 unit alat berat. Namun langkah itu tertunda akibat air laut kembali naik sekitar pukul 11.00 Wita.
“Tadi kami perkirakan di Pantai Kuta sebaran sampahnya sekitar 30 ton,” ungkap Koordinator Deteksi Evakuasi Sampah Laut (Desalut) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung I Made Gede Dwipayana, dihubungi via ponsel.
Kaitan dengan pekerjaan yang tertunda itu, Dwipayana menyebut akan kembali turun melakukan pembersihan, Senin (6/12/2021). Langkah tersebut akan dibantu ratusan tenaga penyapuan.
Hal itupun dibenarkan Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung Putu Suantara. Kata dia, pembersihan dengan menggerakkan ratusan tenaga penyapuan akan dilakukan di setiap zona. Rencananya, itu mulai dari area Pantai Seminyak hingga Jimbaran.
“Nanti saya akan konsolidasi kembali bersama dengan tim,” singkatnya. (adi/jon)








