
GIANYAR – Jenazah maestro tari Bali, Dr I Nyoman Cerita SST MFA diaben di setra Banjar Sengguan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Minggu 27 Oktober 2021.
Pemberangkatan jenazah dari rumah duka menggunakan sarana bade dan lembu hitam. Tak hanya keluarga dan kerabat, para seniman bersama anak didik I Nyoman Cerita terlihat mengenakan kostum tari Satya Brata dan Barong Api. Mereka menari sepanjang perjalanan menuju tempat peristirahatan terakhir.
Itu sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang yang telah berjasa besar menciptakan sekaligus mengembangkan kesenian tari di Bali dan mengharumkan nama Singapadu. “Spontan (menari) dilakukan para seniman dari Singapadu maupun luar Singapadu bersama murid almarhum,” kara Sinta Devi, seniman muda berbakat yang satu desa dengan I Nyoman Cerita.
I Nyoman Cerita berpulang di usia 60 tahun. Almarhum merupakan pencipta tari kreasi baru Satya Brata tahun 1989 dan tari kreasi Barong Api pada 2015.
Nyoman Cerita meninggal di RS Ganesha di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Senin 18 Oktober 2021 malam setelah mengeluh sesak pada ulu hati.
Almarhum merupakan Dosen ISI Denpasar yang telah malang melintang keliling dunia membawa misi kesenian. Beberapa hari sebelum meninggal, ia sempat melatih tari kebesaran di SMP Negeri 1 Singaraja. I Nyoman Cerita meninggalkan seorang istri, Ni Made Seri (63), dua anak, dan 7 orang cucu. (jay)








