Warung Terbakar, Uang 50 Juta Ikut Ludes di Kerambitan

0
180
Petugas berjibaku memadamkan api yang ludeskan warung dan isinya

TABANAN –  Diduga lantaran kebocoran selang tabung gas elpiji, sebuah warung kelontong milik  I Gusti Made Sutama (60) di Banjar Sangging, Desa Kelating, Kerambitan, Tabanan ludes terbakar, Selasa 12 Oktober 2021. Bukan hanya barang dagangan dan elektronik, juga surat berharga  maupun uang tunai yang mencapai Rp 50 juta ikut jadi abu. Kerugian material yang diderita mencapai Rp 200 Juta.

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi sekitar pukul 07.30 WITA. Kebakaran berawal saat kompor gas di dalam warung dinyalakan  saksi Ni Nyoman Sekar (45). Kompor tersebut kemudian ditinggalkan saksi menjemput korban di rumahnya. Hanya berselang beberapa saat, saksi I Gusti Ayu Purnama Sari (21), mendengar bunyi ledakan. Kebetulan dia sedang berada di dalam kamar yang ada di warung tersebut. Kamarnya seketika  gelap akibat kepulan asap. Api juga dilihat sudah berkobar. Tanpa pikir panjang, saksi menyelamatkan diri dan sepeda motor yang ada di depan warung.

BACA JUGA:   Dua Bandara Lolos, Penyelundup 1 Kg Sabu Pakai Sandal Jepit Tertangkap di Bali

Tak lama kemudian, korban dan saksi Ni Nyoman Sekar datang ke lokasi kejadian.Mereka mendapati warung korban sudah terbakar dan sedang berusaha dipadamkan warga sekitar. Namun api semakin membesar . Kemudian empat unit mobil pemadam Tabanan tiba di lokasi dan langsung memadamkan api.

BACA JUGA:   Tiga Pencuri Jual Mesin Traktor ke Petani dan Nelayan

Kapolsek Kerambitan Kompol Bambang Gede Arta ketika dikonfirmasi membenarkan  peristiwa kebakaran tersebut.  Petugas  pemadam dibantu warga berupaya keras memadamkan api agar tidak sampai merembet ke bangunan lainnya.

“Proses pemadaman dilakukan kurang lebih satu jam. Namun semuanya ludes terbakar menjadi puing,” jelas Kapolsek Kerambitan, Kompol Bambang Gede Arta.

 Terkait penyebab kebakaran Kompol Gede Arta mengatakan masih dalam penyelidikan. Namun demikian, dari penyelidikan petugas di lapangan, sementara kebakaran diduga akibat selang tabung gas elpiji bocor saat kompor dinyalakan dan ditinggal pergi. Kerugian material kejadian tersebut mencapai Rp 200 juta termasuk uang tunai Rp 50 juta.

BACA JUGA:   Gubernur Bali Terima Penghargaan dari BNPB

“Penyebab kebakaran belum diketahui pasti, masih diselidiki. Dugaan sementara karena kebocoran selang tabung gas elpiji saat kompor dinyalakan,” jelasnya. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × 1 =