Bupati Tabanan Panen Perdana Padi Varietas Sertani 13

0
242
Bupati Sanjaya ikut panen perdana padi jensi Sertani 13 dengan menggunakan mesin panen di subak Ureg, Gubug,

TABANAN – Dalam rangka menyambut ulang tahun Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, menghadiri acara Panen Perdana Padi Sertani, Kerjasama Pemerintah Tabanan dengan KTNA, di Subak Ureg Tempek Munduk Sangkur, Banjar Pengayehan, Desa Gubug Tabanan, Sabtu 18 September 2021.

Sebagai wujud dukungan Pemkab Tabanan dalam memajukan hasil pangan asli pertanian Tabanan dan sebagai daerah “Lumbungnya Pangan” Bali, penanaman padi sertani 13 perdana yang dahulu didampingi oleh Bupati, kali ini sudah siap untuk dipanen. Panen Perdana ini bertepatan dengan rangkaian kegiatan menyambut ulang tahun ke 50 KTNA 23 September 2021 mendatang.

Varietas bibit yang digunakan bersifat unggul, yaitu jenis varietas sertani 13 ditanamkan pada tanah seluas 10 hektar dan siap untuk dipanen hari ini. Jika bicara soal pertanian, tidak luput dari 3 hal yang essensial, Termasuk Hulu, Tengah dan Hilir. Yang dimaksudkan adalah terkait produksi, distribusi dan pemasaran.

BACA JUGA:   Kena Sial, Maling Tinggalkan Motor Canggih di Lahan Kosong

Bupati Sanjaya  tidak meragukan hulu dan tengah, sebab petani Tabanan adalah petani yang Tangguh. Sisi Hilir atau Pemasaran yang ia harap untuk terus ditekankan dan mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat, agar harga tidak dipermainkan oleh tengkulak dan mendukung pertanian Tabanan dengan membeli hasil produksi sendiri.

“Hasil produksi sangat luar biasa, 1 hektar bisa menghasilkan sampai 11,4 ton. Ini membuktikan bahwa 2 kali lipat varietas ini lebih unggul dari jenis yang lain. Saya sangat apresiasi ini. Ini bukti dari keberhasilan dari sektor pertanian khususnya padi di Kabupaten Tabanan,” kata Bupati Sanjaya.

BACA JUGA:   Pembunuh Dadong Mintan Dibekuk, Alasannya Sakit Hati Dibilang 'Cicing'

Bupati Sanjaya juga menekankan untuk para petani, agar selalu tangguh dan terus memotivasi diri serta berinovasi dalam membantu perkembangan di Tabanan sesuai dengan Visi Tabanan, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Tabanan era baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). Selebihnya ia berharap Pemerintah dan para perani dapat terus membangun kepercayaan diri bahwa perkembangan pertanian ini kelak sangat bisa diandalkan untuk menjadi tulang punggung dalam menopang perekonomian, terlebih di saat sektor pariwisata di Bali sedang redup.

BACA JUGA:   Dorong Transaksi Non Tunai, Cok Ace Resmikan Tatanan Kehidupan Era Baru dan Digitalisasi di Desa Wisata Blimbingsari

“Pemkab Tabanan mengapresiasi peran dan kinerja KTNA yang senantiasa membina dan mendampingi para petani melalui beragam penyuluhan dan pendampingan kepada para petani yang ada di kabupaten Tabanan,” pungkasnya. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

19 + eleven =