PPKM Bali Turun ke Level 3, “Inquiry” Hotel Mulai Ramai

0
331
Pelayanan di Hotel Grand Zuri Kuta.
Pelayanan di Hotel Grand Zuri Kuta.

BADUNG – Status PPKM di Provinsi Bali turun ke Level 3 sesuai Instruksi Mendagri (Imendagri) Nomor 42/2021 disambut antusias oleh pengelola Hotel Grand Zuri Kuta.

General Manager Hotel Grand Zuri Kuta Anselmus Arie mengatakan, animo untuk menginap di hotel sudah semakin tumbuh, terbukti dari semakin banyaknya inquiry (pertanyaan) masuk. “Sekarang perkembangannya sudah semakin positif. Agent-agent sudah banyak inquiry. Local people juga sudah mau stay. Seperti tadi malam, 33 persen terisi local people,” kata Anselmus Arie, Rabu 15 September 2021.

Di masa PPKM yang mewajibkan RT-PCR 2×24 jam sebagai syarat perjalanan masuk Bali, Anselmus Arie mengaku tidak ada inquiry grup masuk. “Beda dengan sekarang, sudah ada yang mulai tanya-tanya untuk menginap di akhir September, Oktober, ataupun November,” bebernya.

BACA JUGA:   Overstay Dua Bulan, Perempuan Tanzania dan Bayinya Ditahan

“Kami sendiri sudah mempersiapkan diri untuk menyambut momen seperti ini. 100 persen staf kami sudah divaksinasi, menggunakan alat pelindung diri saat bertugas seperti masker dan face shield, penyemprotan disinfektan secara berkala, serta menempatkan hand sanitizer di seluruh fasilitas hotel. Protokol lain yang dilakukan yaitu tamu berkunjung wajib melakukan scan QR code melalui aplikasi PeduliLindungi,” bebernya.

BACA JUGA:   Berkas Perkara Dugaan Pemalsuan Akta Autentik Zaenal Tayeb Dilimpahkan ke Kejaksaan

Ditanya tarif menginap, Arie mengatakan masih memberlakukan harga promo. “Kami juga menyediakan fasilitas penjemputan gratis di airport sesuai jadwal, serta memfasilitasi tamu dalam pengantaran tes antigen,” ucapnya.

Terpisah, General Manager H Sovereign Bali, Made Ramia Adnyana juga mengatakan ada peningkatan cukup signifikan untuk inquiry setelah status PPKM di Bali turun ke level 3. Dari awalnya di angka 300-400 menjadi 3.500-4.500. “Tapi itu masih domestik market. Jadi peningkatannya terbilang 10 kali ketimbang pada masa PPKM Darurat,”ujarnya.

Selain inquiry, tingkat hunian juga diakui sudah mulai menggembirakan. Dari awalnya single digit, kini menjadi double digit. “Saat PPKM Darurat, tingkat hunian masih single digit. Tapi sekarang sudah bisa double digit,” kata pria yang juga Wakil Ketua Umum Kadin Bali Bidang Akomodasi dan Pengembangan Pariwisata ini. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × 5 =