Miliaran Simpanan Tak Bisa Ditarik, Warga Cau Belayu Datangi LPD Ambengan

0
1392

Nasabah dari Desa Cau Belayu temui ketua LPD Desa Adat Ambengan, Desa Ayunan, Mengwi tanyakan nasib uang mereka


TABANAN – Belasan warga Desa Cau Belayu, Kecamatan Marga, Tabanan nampaknya sudah kesal. Pasalnya miliaran rupiah simpanan mereka di LPD Desa Adat Ambengan, Banjar Ambengan, Desa Ayunan, Mengwi, Badung. Mereka kembali mendatangi kantor LPD Ambengan, Rabu 8 September 2021 namun ternyata kembali mereka harus kecewa, karena  tidak ada kepastian.
 

Sekitar pukul 11.00 WITA sejumlah warga Desa Cau Belayu, Marga, tabanan yang berbatasan langsung dengan Banjar Ambengan, Desa Ayunan, Mengwi mendatangi LPD Ambengan. Tujuanya mereka ingin menanyakan  nasib simpanan mereka baik berupa tabungan maupun deposito sekaligus berharap bisa ditarik. Namun kembali harapan mereka sirna, karena pihak LPD kembali memberikan jawaban yang sama, tidak bisa ditarik. Asalannya juga karena  piutang kredit di masyarakat (peminjam) juga tidak bisa ditagih dalam kondisi pandemi seperti ini.
 
Beberaoa warga yang berhasil dikonfirmasi mengaku kesal karena uang mereka tidak ada kejelasan. Kasus ini sudah terjadi sejak tiga tahun terakhir dan belum ada kejelasan. Seorang ibu-ibu yang berprofesi sebagai pembuat dan penjual jajan Bali mengaku sangat kesal. Tabungan sebesar Rp 150 Juta hasil berjualan  bertahun-tahun tidak ada kejelasan. “Berapa kali sudah ke sini bulak balik, tak ada kejelasan. Hasil saya berjualan jajan  tidak bisa ditarik , selalu mendapat jawaban sama, tidak ada uang,” sungutnya tanpa mau menyebutkan namanya.
 
Hal senada disampaikan ibu lainnya yang sempat memiliki tabungan sampai Rp 70 Juta dan kini masih tersisa sekitar Rp 35 Juta  belum bisa ditarik. “Beruntung sebelum begini, sempat saya tarik, tapi masih ada sekitar 35 juta,” ucapnya.
 
Begitupun dengan seorang pemuda yang kebetulan bekerja di sektor pariwisata namun kini sedang dirumahkan, dia mengaku memiliki tabungan sekitar Rp 50 Juta. Sejatinya dia juga menabung di LPD di Desa sendiri di Cau Belayu. “Karena kebetulan satu kerja, saya juga menyimpan di sini (LPD Ambengan),” akunya.  
 
Apalagi bunga simpanan Tabungan cukup menggiurkan 0,7 persen per bulan, sehingga dirinya menabung uang gajinya setiap bulan. Harapnya setiap saat dia perlu uang bsia ditarik karena ada tabungan di LPD Ambengan dan di LPD di rumahnya.  “Ketika mau narik, saya disuruh menunggu  satu minggu karena di LPD tidak ada kas, harus amprah dulu. Masak tidak ada uang hanya untuk menarik 5 Juta kebawah, khan aneh,  malah disuruh menunggu seminggu dulu,” sergah pemuda ini.
 
Semnetara itu, Ketua LPD Ambengan Ida Ayu Kartini dikonfirmasi  tidak mau menjelaskan persoalan yang terjadi. Dia justru mengarahkan agar  menanyakan kepada polisi. “Tanyakan saja sama polisi, biar saya tidak salah,” katanya singkat.
 
Rupanya kasus ini sudah mengalir ke proses hukum. Ida Ayu Kartini mengaku tidak tahu yang melaporkan kasus tersebut ke aparat hukum.  (jon)

BACA JUGA:   Parkir Sembarangan, Motor Polisi Dibawa ke Lapangan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twenty + eighteen =