
TABANAN – Sorang petani I Gusti Putu Sukadia (71) asal Banjar Delod Peken, Timpag, Kerambitan, Tabanan ditemukan tewas di sawah milik I Wayan Murdiansa di Banjar Munduk, Desa Timpag, Kerambitan, Sabtu 28 Agustus 2021 petang sekitar pukul 17.30 WITA. Korban diketahui hendak mencari pupuk dari abu bekas pebakaran jerami.
Sebelumnya, sekitar pukul 13.30 WITA, korban pamit pada istrinya untuk mencari pupuk dari abu bekas pemkaran jerami. Korban pergi dengan membawa karung plastik (kampil) untuk tempat abu jerami sampai sore. Menjelang petang, salah seorang warga yang selesai mencuci melintas di sawah tersebut. Saksi menemukan korban terlentang ditengah sawah kering dengan kepala menghadap ketimur dan kaki ke barat dengan posisi tengadah.
Saksi memperkirakan korban sudah meninggal karena tubuhnya sudah kaku, langsung menghubungi warga lainnya dan segera melaporkan ke aparat desa setempat. Selanjutnya kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Kerambitan.
Petugas dari Polsek Kerambitan dan Polres Tabanan kemudian turun ke lokasi dan melakukan olah TKP sekaligus memeriksa mayat. Sementara pihak keluarga menerima sebagai musibah, karena korban diduga meninggal karena sakit. Apalagi sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit.
“Dari hasil pemeriksaan petugas dan tim media, korban diduga meninggal karena sakit yang dideritanya. Pihak keluarga menerima sebagai musibah dan menolak dilakukan atopsi,” jelas Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia. (jon)








