
TABANAN – Sampah di wilayah Kota Tabanan tampak menumpuk di tempat pembuangan sementara (TPS), hingga berserakan meluber ke jalan. Hal itu disebabkan pihak Dinas Lingkungan Hidup Tabanan yang terpaksa menunda pengangkutan sampah ke TPA karena dua alat beratnya rusak. Kerusakan alat berat tersebut sudah terjadi sejak Jumat 20 Agustus 2021 lalu.
Pantauan di lapanngan, sejumlah titik penampungan sementara, sampah tampak menumpuk bahkan hingga meluber. Kondisi serupa juga terlihat di sejumlah bagian depan rumah warga. Setidaknya sampah mereka tersebut sudah tak diangkut sejak Minggu 21 Agustus 2021 lima hari lalu.
“Sudah beberapa hari ini kami terpaksa tunda pengiriman sampah ke TPA karena alat beratnya rusak,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tabanan, I Made Subagia, Kamis 26 Agustus 2021.
Dia mengungkapkan, dua alat berat yang tersedia di TPA belum bisa digunakan karena rusak. Saat ini masih sedang dalam perbaikan. Namun pihaknya mengklaim sebelumnya petugas sudah bisa memberikan pelayanan satu kali pengangkutan tapi masih belum maksimal.
“Segera kami layani kembali, saat ini alatnya masih dalam perbaikan,” jelasnya.
Mantan Kepala Dinas Perikanan Tabanan ini tak menampik terjadi penumpukan di tempat pembuangan sementara. Selain itu juga terlihat penumpukan di depan rumah sejumlah warga. Ditegaskan, pihaknya sudah mengimbau para Perbekel untuk disampaikan ke masyarakat agar mengambil langkah untuk mengentaskan sampah bersama-sama secara mandiri sesuai Pergub No 47 tahun 2020 tentang pengelolaan sampah berbasis sumber.
“Kami sudah imbau masyarakat mengambil langkah saling bergerak sesuai Pergub 47 seperti pemilahan dan sebagainya. Tapi pelaksanaannya di lapangan masyarakat belum siap,” ungkapnya. (jon)








