
BULELENG – Hasil test swab positif, 4 dari 246 orang personil dan 4 dari 5 orang keluarga personil Polres Buleleng yang bertugas sebagai ‘tracer’ kasus terkonfirmasi Covid-19 dirujuk untuk menjalani isolasi terpusat (isoter).
Pelaksanaan test swab serta isoter bagi personil serta keluarga polri yang bertugas sebagai ‘tracer’ ini, merupakan salah satu bentuk komitmen TNI/Polri terhadap tugas negara dalam pengendalian dan percepatan penanganan pandemi bersama Satgas-PP Covid-19.
“Test Swab dilakukan terhadap keluarga dan anggota Polri yang bertugas sebagai tracer juga bertujuan untuk meyakinkan masyarakat bahwa personil Polri selaku pelayan masyarakat yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam penanganan Covid-19 tidak terkonfirmasi Covid-19,” tandas Kapolres Buleleng, AKBP Andrian Pramudianto, Senin, 16 Agustus 2021.
Didampingi Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto, Kapolres Andrian memaparkan, pelaksanaan Rapid Test Antigen dilakukan Tim Gabungan dari Klinik Pratama Polres Buleleng, Puskesmas Buleleng I dan Tim Swaber Kodim 1609/Buleleng.
“Dari Rapid Test Antigen yang dilakukan terhadap 255 orang, terdiri dari 246 orang anggota dan 5 orang keluarga dari personil Polri yang bertugas sebagai Tracer, sebanyak 4 dari 246 orang petugas tracer dan 4 dari 5 keluarga petugas tracer, hasilnya menunjukkan reaktif atau postif Covid-19,” terangnya.
Sesuai regulasi dan mekanisme percepatan penanganan pasien terkonfirmasi Covid-19, ke-8 orang yang hasil Rapid Test Antigennya positif, langsung dirujuk untuk menjalani Isolasi Terpusat (Isoter) di Asrama Kompi C Yonif Raider/900 SWB di Desa Bukti Kecamatan Kubutambahan.
“Tidak ada lagi yang Isoman, begitu juga terhadap keluarga Polri yang terkonfirmasi, wajib jalani Isoter sampai sembuh,” pungkasnya.(kar)








