
BULELENG – Tim gabungan TNI/Polri juga mendorong percepatan vaksinasi dan pelaksanaan Isolasi Terpusat (Isoter) bagi warga masyarakat terkonfirmasi positif Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala atau Gejala Ringan (OTG-GR).
“Untuk vaksinasi dosis II, mulai Kamis, 12 Agustus 2021 mulai kita laksanakan melalui Gerai Vaksinasi Presisi Polri di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja. Bersama rekan TNI, kita juga kawal PPKM Darurat sebagai upaya penyelamatan masyarakat agar tidak terpapar Covid-19,” ungkap Kabagops Polres Buleleng, Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma, Rabu, 11 Agustus 2021 usai cek lokasi vaksinasi.
Mantan Kapolsekta Singaraja ini menandaskan, pelaksanaan PPKM Darurat merupakan salah satu upaya dari pemerintah untuk mencegah terjadinya kerumunan sebagai wahana penyebaran virus.
“PPKM bukan melarang warga untuk beraktifitas, namun membatasi kegiatan masyatakat agar menghindari kerumunan, tetap taat menerapkan protokol kesehatan, 3 M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan agar terhindar dari penularan virusn corona,” jelasnya.
Ketaatan masyarakat terhadap aturan PPKM, merupakan bentuk dukungan semua pihak terhadap pengendalian Pandemi Covid-19 yang harus dilakukan komperhensif, yakni penerapan prokes, vaksinasi, isolasi terpusat (isoter) bagi pasien OTG-GR dan isolasi RS Rujukan bagi pasien dengan gejala berat.
“Pola pengendalian dan penanganan ini, merupakan satu kesatuan yang harus dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah penyebaran virus yang mengalami trend peningkatan dengan adanya Varia Delta. Pembatasan kegiatan yang dipahami dan disadari masyarakat, sangat membantu tugas TNI/Polri bersama Satgas-PP Covid-19 dalam melaksanakan tugas, 3 T, Tracing, Testing dan Treatmen,” ujarnya.
Tracing dan Testing dilakukan untuk mengidentifikasi warga terkonfirmasi sehingga bisa segera tertangani dan menghindari terjadinya fatalitas pada pasien yang kerap terjadi karena keterlambatan penanganan.
“Bagi warga terkonfirmasi dengan status OTG-GR, kita dorong untuk menjalani Isolasi Terpusat (Isoter) pada tempat yang disediakan oleh pemerintah. Sementara untuk menghindari fatalitas, warga terkonfirmasi dengan gejala berat diarahkan untuk menjalani perawatan medis pada RS Rujukan Covid-19,” pungkasnya. (kar)








