
TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengikuti rapat koordinasi (Rakor) terkait Penanganan Covid-19 Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Bali, di TCC Kantor Bupati Tabanan, Jumat 6 Agustus 2021. Dalam Rapat tersebut Bupati Sanjaya melaporkan hasial penanagan Covid-19 di Tabanan dalam seminggu terakhir
Dalam Rakor rutin yang dilaksanakan secara mingguan terkait efektifitas penanganan kasus Covid-19, Bupati Sanjaya sampaikan beberapa kondisi yang dialami kabupaten Tabanan, salah satunya termasuk jumlah kasus aktif yang masih berada pada angka 19,43 persen, pada koordinasi yang dilakukan seluruh pimpinan daerah di Bali melalui tayangan daring / zoom meeting tersebut.
Bedasarkan laporan kasus harian, jumlah pasien yang terpapar Covid -19 masih mengalami peningkatan. Hal tersebut tidak terlepas dari pemaksimalan program 3T (Testing, Tracing dan Treatment) yang diterapkan kabupaten Tabanan sebagai langkah optimal untuk penanganan kasus Covid-19.
“Kasus harian memang bergerak tinggi dari sebelumnya dan kami sudah memaksimalkan pemberlakuan 3T dengan bantuan Satgas, puskesmas, TNI, Polri dan umumnya seluruh lini masyarakat. Setiap malam pun kami kompak melakukan sidak penyekatan sebagai upaya menekan laju penambahan kasus,” ungkap Bupati Sanjaya.
Bupati Sanjaya juga menekankan keprihatinannya terhadap penambahan kasus yang terjadi.
“Setiap 10 sampai 20 orang yang terpapar akan dilakukan testing dan tracing secara menyeluruh, sehingga bisa lebih cepat di-treatment dengan begitu, kami bisa memperkecil kasus yang ada di kabupaten Tabanan,” lanjutnya.
Bedasarkan situasi pemanfaatan tempat tidur (BOR) di Rumah Sakit dan Isoter di Tabanan, Penambahan Daya Tampung Ruang Isolasi pemakaian mencapai angka 77 persen, sementara ICU terpakai sebanyak 50 persen dan ruang Isoter Poltrada terisi 59 persen. Pada intinya, Pemkab Tabanan dengan dukungan Pemprov selalu meningkatkan pelayanan kesehatan sebagai langkah penanganan paparan kasus Covid-19.
Sementara itu dari data Satgas Penanganan Covid-19 Tabanan per Hari Jumat, 6 Agustus 2021, Tabanan kini berada di posisi III kasus terbanyak di Bali. Jumlah kasus baru sebanyak 138 menjadi 8271 orang. Jumlah pasien yang sembuh sebanyak 213 orang menjadi 6414. kasus meninggal sebanyak 7 orang menjadi 359. Kasus aktif saat ini baik yang dirawat di faskes, isolasi terpusat maupun isolasi mandiri sebanyak 1498 atau 19,43 persen.(jon)








