Bupati Tabanan Serahkan Bansos Non Tunai Program PKH

0
29
Bupati Tabanan Menyerahkan Bantuan Sosial Non Tunai Program PKH

TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyalurkan Bantuan Sosial Non Tunai Program PKH dan Program Sembako di masa PPKM Darurat, di Desa Tua, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Rabu 21 Juli 2021.

Penyaluran bantuan tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya selama masa berlakunya PPKM terkait pandemi COVID-19. Penyaluran program bansos  ini bersifat reguler, antara lain bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako atau BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang penyalurannya difokuskan melalui salah satu agen yang ditunjuk dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

“Ini adalah wujud perhatian langsung dari pemerintah terhadap masyarakat, intinya  membantu masyarakat meringankan beban hidupnya saat tertimpa musibah yang sudah hampir 1,5 tahun lamanya” ungkap Bupati Sanjaya.

Ia juga menyampaikan, pendistribusian bantuan ini adalah wujud komitmen dari pemerintah pusat sampai ke daerah untuk tetap fokus dalam memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, serta aksi Pemkab Tabanan yang senantiasa bersikap siap dan sigap dalam penyaluran bantuan sesuai dengan arahan Presiden.

Sementara  Kadis Sosial  Tabanan I Nyoman Gede Gunawan mengatakan Pemkab Tabanan terus mengupayakan bantuan sosial di masa pandemi ini bagi masyarakat Kabupaten Tabanan yang khususnya terdampak COVID-19. Bantuan tersebut tentunya akan didistribusikan secara cepat dan merata ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan.  

Selain itu ia mengajak masyarakat terus bersyukur, bersabar, bersemangat dan terus bergotong royong, bersama-sama menekan angka laju kenaikan covid 19, sehingga kesehatan, ekonomi dan pariwisata bisa cepat kembali normal.  

“Program keluarga harapan ini sudah berjalan sejak tahun 2012, dan data keluarga penerima harus masuk dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dengan memenuhi 3 komponen, yang pertama masalah pendidikan ,yang kedua masalah kesehatan, untuk ibu hamil dan balita dengan subsidi 750 Ribu per tiga bulan, program sosial lainnya yang dikhususkan untuk disabilitas dan lansia dengan subsidi 600 ribu per tiga bulan. Sementara Program Sembako ini adalah inovasi dari BPNT, dana akan masuk langsung ke rekening masyarakat, yang nantinya bisa ditukarkan dengan sembako dan kebutuhan pokok, jadi tidak mungkin salah sasaran” katanya

Ia menerangkan, program selanjutnya adalah BST (Bantuan Sosial Tunai), dengan jumlah penerima di Tabanan sebanyak 17.252 penerima bantuan dari Pemerintah melalui kementerian sosial dan akan didistribusikan langsung melalui kantor pos. Selama masa PPKM darurat ini nantinya akan ada tambahan bantuan beras yang sudah disiapkan Bulog. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here