
JEMBRANA – Disaat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berlangsung, sehari dua pasien Covid-19 meninggal di rumah sakit Negara Rabu 7Juli 2021.
Pasien meninggal pertama, diketahui laki-laki usia 67 tahun asal Desa Nusasari Kecamatan Melaya. Pasien ini, masuk IGD dengan gejala pneumonia 1 Juli 2021. Selama 7 hari menjalani perawatan dengan mengalami Covid-19 Berat, pada Juli sekitar pukul 01-15 WITA meninggal dunia.
Berikutnya pasien usia 49 Tahun asal Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo. Pasien merupakan rujukan Puskesmas Mendoyo 2 pada 30 Juni 2021. Dengan keluhan demam sejak 3 hari terakhir, lemas, mual mual. pasien sudha pernah divaksin , namun kontak dengan istri yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dari hasil Swab Pcr dinyatakan positif 30 Juni 2021. Pasien juga memiliki riwayat penyakit thorax pneumonia. Pasien meninggal pukul 18.32 WITA
Plt Direktur RSU Negara, dr Putu Eka Indrayani membenarkan dua pasien Covid-19.
“Ya, keduanya meninggal di hari yang sama, siang dan sore tadi,”jelasnya.
Rencana keluarga, korban meninggal asal Nusasari akan dikremasi dikrematorium Bebalang Bangli, 11 Juli 2021 mendatang. “Sedangkan yang meninggal asal Yehsumbul, jenazah dikubur di pemakaman desa Sumbul sesuai prokes,” jelasnya.
Ditambahkan, hingga kini ruang isolasi menampung pasien Covid 38 orang, suspect satu orang sehingga pasien yang dirawat sebanyak 39 orang.(ara)








