
BULELENG – Kondisi sopir dan enam penumpang mobil Avanza Nopol DK 1685 AAT yang mengalami kecelakaan lalu lintas out off control (Lakalantas OC) di Jalan Jurusan Singaraja – Bontiying, Banjar Dinas Rendetin, Desa Bintiying, Kecamatan Kubutambahan, sudah membaik. Namun demikian, 2 orang korban yang sempat tidak sadarkan diri, terpaksa dirujuk ke RSUP Sanglah untuk mendapat perawatan lebih intensif.
“Atas permohonan pihak keluarga, dua korban yakni I Nengah Ginantri (5) dan I Wayan Suta (53) juga beralamat di Jalan Pulau Bangka No 17 Lingkungan Bengawan, Pedungan Denpasar Selatan, terpaksa dirujuk ke RSUP Sanglah,” ungkap Kasubaghumas Polres Buleleng, Iptu I Gede Sumarjaya, Senin, 5 Juli 2021 usai mengikuti upacara sertijab Wakapolres Buleleng dan Korp Raport Personil di Makopolres Buleleng.
Sumarjaya didampingi Kanitlaka Satlantas Polres Buleleng, Ipda Made Darmika memaparkan, rujukan kedua korban ke RSUP Sanglah dilakukan untuk mengintensifkan perawatan yang bersangkutan.
“Kedua korban ini sempat tidak sadarkan diri dan harus menjalani operasi patah tulang rusuk kanan dan patah bahu kiri. Surat pengantar dari penyidik sudah dibuatkan dan hari ini yang bersangkutan sudah bisa dirujuk ke RSUP Sanglah,” terangnya.
Kondisi empat penumpang lainnya, termasuk pengemudi, Made Suma (50) sudah membaik dan kembali ke Denpasar untuk pemakaman korban, Putu Calyta Felicia Danella (4 bulan) yang meninggal dunia di TKP akibat cidera kepala berat (CKB) yang dialami.
“Proses penyidikan masih dilakukan Unit Laka Satlantas Polres Buleleng dengan memeriksa saksi-saksi dan pengamanan barang bukti,” pungkasnya.(kar)








