
TABANAN – Pemerintah pusat telah menetapkan ratusan kabupaten/kota di Jawa dan Bali untuk menerapkan PPKM darurat Covid-19. Di Bali, Tabanaan tidak termasuk harus melakukan PPKM darurat sesuai instruksi presiden. Namun demikian, ternyata kasus terkonfirmasi Covid-19 di Tabanan kembali melonjak.
Dari data yang berhasil dihimpun dari Satgas Penanganan Covid-19, jumlah terkonfirmasi positif di Tabanan Kamis 1 Juli 2021 mencapai 39 orang. Jumlah ini jauh dari kasus hari-hari sebelumnya sehingga kini yang menjalani perawatan maupun isolasi mandiri sebanyak 112 orang. Sementara pasien yang dinyatakan sembuh hanya 3 orang. Total pasien terkonfirmasi positif di Tabanan sejak kasus merebak sebanyak 4951 orang. Sembuh sebanyak 4637 orang dan meninggal 202 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan dr. I Nyoman Suratmika ketika dikonfirmasi membenarkan adanya lonjakan kasus positif di Tabanan. Banyak terjadi karena kasus tertular dari keluarga yang sebelumnya positif. Selain itu juga karena perjalanan.
“Ya, kasus kembali melonjak. Data hari ini (kemarin) ada 39 orang terkonfirmasi positif dan tiga orang sembuh. Ada 112 orang yang masih menjalani perawatan maupun isolasi mandiri,” ungkapnya.
Dengan adanya lonjakan kasus ini, dia kembali meminta seluruh masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Masyarakat diminta kembali disiplin menerapkan enam terutama memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, kurangi mobilitas, hindari kerumunan termasuk menghindari makan bersama.
“Jangan sekali-kali lengah dan abai , tetap disiplin terapkan 6 M ,” tegasnya.
Namun demikian, pihaknya berharap kasus tidak terus melonjak. Apalagi, vaksinasi terus digencarkan . Bahkan Tabanan sudah melebih target 70 persen penduduk wajib vaksinasi, untuk tahap pertama. Dari data sampai 30 Juni 2021, jumlah warga yang sudah divaksin tahap pertama sebanyak 242.080 dari total warga yang berusia 18 tahun ke atas yang wajib mendapatkan vaksin sebanyak 323.141.
“Capaiannya sudah di angka 74,9 persen di atas target 70 persen,” sebutnya seraya menyebutkan untuk tahap kedua, capaiannya sudah 42.527 orang atau 13,16 persen dari sasaran.
Kini dengan adanya serbuan vaksinasi nasional dna program satu juta vaksinasi per hari, diharapkan semakin banyak warga tervaksin dengan dukungan dari TNI/polri dan provinsi. Setiap hari dilakukan vaksinasi berbasis banjar sehingga target vaksinasi dapat segera tercapai. Dengan demikian, capaian herd immunity atau kekebalan komunal segera terwujud.
“Dengan semakin gencarnya vaksinasi, kami berharap covid dapat segera dikendalikan,” tandasnya.
Sementara itu dari arahan Gubernur Bali, semua kabupaten di Bali ikut melaksanakan PPKM darurat termasuk Tabanan dan Karangasem yang tidak masuk zona kategori 3. (jon)








