
BULELENG – Sejumlah penumpang kapal yang turun di Pelabuhan Laut Celukan Bawang, terpaksa menjalani Rapid Test Antigen untuk bisa melanjutkan perjalanan atau pulang ke rumahnya. Dari hasil Rapid Test Antigen yang dilaksanakan Tim Gabungan TNI/Polri, KPLP Pelabuhan Laut Celukan Bawang dan Satgas Covid-19 Kecamatan Gerokgak, 5 orang diantaranya menunjukkan hasil positif.
Sebanyak 2 orang warga lokal menjalani isolasi di desa masing-masing, yakni Desa Celukan Bawang dan Desa Sanggalangit Kecamatan Gerokgak. Sementara 3 orang lainya berasal dari Madura – Jawa Timur, menjalani isolasi di hotel yang ditunjuk Satgas-PP Covid-19 Kabupaten Buleleng sebagai tempat isolasi.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas-PP Covid-19 Kabupaten Buleleng, I Ketut Suarmawan, saat dikonfirmasi Selasa, 22 Juni 2021 petang, tidak menampik hal tersebut.
“Sesuai data dan informasi dari Satgas Covid-19 Kecamatan Gerokgak, memang benar ada lima penumpang kapal yang turun di Pelabuhan Celukan Bawang, hasil Rapid Test Antigennya positif,” jelasnya.
Terhadap yang bersangkutan, telah dilakukan tindakan penanganan sesuai prokes berupa isolasi.
“Dua orang menjalani isolasi di desa masing-masing, sementara tiga orang yang berasal dari Madura menjalani isolasi di hotel yang ditunjuk Satgas Covid-19 Kabupaten Buleleng. Sementara biaya isolasinya, ditanggung sendiri,” tandasnya.
Terkait varian dari virus yang terjangkit,Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kadiskominfosanti) Buleleng menyatakan belum diketahui pasti.
“Kami masih koordinasikan dengan Satgas-PP Covid-19 Provinsi Bali, karena untuk mengetahui varian dari viris yang terjangkit pada lima orang tersebut harus dilakukan Test Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) lebih lanjut,” terangnya.
Suarmawan menambahkan, penanganan terhadap oknum yang terindikasi sebagai imported case juga menjadi kewenangan Satgas Covid-19 Provinsi Bali.
“Hal ini sudah kami laporkan ke Satgas-PP Covid-19 Bali untuk mendapat penanganan lebih lanjut, termasuk identifikasi apakah varian delta atau lain,” pungkasnya. (kar)








