
BULELENG – Percepatan vaksinasi di Kabupaten Buleleng yang sudah mencapai progres 75,46 persen pertanggal 15 Mei 2021. Kesuksesan ini diwarnai meninggalnya dua pasien Covid-19 dengan komorbid Tuberkumosis (TB) Paru dan Hipertensi (HT) saat isolasi di RSU Kertha Usada Singaraja. Sementara 1 pasien lainnya, dengan komorbid Hipertensi (HT) meninggal dunia saat menjalani isolasi di RSUD Kabupatan Buleleng.
“Ketiga pasien yang dinyatakan meninggal dunia tersebut, semua berusia lanjut,” ungkap Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas Percepatan Penanganan (Satgas-PP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, I Nyoman Genep, Minggu, 16 Mei 2021 usai meninjau vaksinasi pada sejumlah titik di Kacamatan Buleleng.
Plt. Kadis Kominfosanti memaparkan, tiga pasien yang dinyatakan meninggal dunia yakni seorang laki-laki berusia 65 tahun dari Desa/Kecamatan Gerokgak.
“Pasien dirawat sejak tanggal 7 Mei 2021 di RSU Kertha Usada dengan gejala demam, batuk, sesak dan penyakit komorbid Hipertensi (HT). Pasien dinyatakan meninggal dunia tanggal 16 Mei 2021,” jelasnya.
Berikutnya, seorang laki-laki berusia 73 tahun dari Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng,dirawat di RSU Kertha Usadha Singaraja sejak tanggal 15 Mei 2021 dengan keluhan batuk, sesak, nafsu makan menurun dan komorbid Tuberkulosis (TB).
“Dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 15 Mei 2021,” terangnya.
Sementara pasien ketiga seorang laki-laki berusia 73 tahun berasal dari Desa Alassangker Kecamatan Buleleng, dirawat sejak tanggal 10 Mei 2021 di RSUD Buleleng dengan keluhan sesak nafas, batuk, mual muntah, nafsu makan menurun dan komorbid suspek TB Paru.
“Pasien ini dinyatakan meninggal dunia tanggal 14 Mei 2021,” tandas Genep.
Terkait progres percepatan vaksinasi, Genep menyebutkan hingga Sabtu, 15 Mei 2021, dari 117.577 target sasaran, Dosis I sudah mencapai 75,46 persen atau 88.728 sasaran sementara Dosis II sudah 32,17 persen atau 37.819 sasaran. (kar)








