
KARANGASEM – Polres Karangasem bersinergi dengan TNI dan Dinas Perhubungan memperketat pemeriksaan terhadap pengendara yang melintas di Perbatasan Yeh Malet-Klungkung dan area Pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis pada Kamis 6 Mei 2021.
Puluhan personel gabungan diterjunkan untuk melakukan penyekatan di hari pertama Operasi Ketupat Agung 2021. “Personel yang melakukan penyekatan larangan mudik ini dibagi dua shift masing-masing 60 personel bertugas selama 12 jam,”kata Kapolres Karangasem AKPB Ni Nyoman Suartini.
Penyekatan tidak hanya menyasar pemudik, tapi juga setiap kendaraan yang melintas di areal Pelabuhan Padang Bai dan perbatasan Yeh Malet-Klungkung. “Hari pertama Operasi Ketupat Agung belum ada mengembalikan masyarakat yang mudik,” ujarnya.
Pantauan di Pelabuhan Padang Bai, areal parkir terlihat sepi. Hanya ada beberapa truk pengangkut logistik menunggu jadwal penyeberangan. Sempat ada seorang bule hendak menyeberang memakai kendaraan pribadi dengan alasan mengangkut logistik, tapi petugas pelabuhan tidak mengizinkan dan memintanya balik.
Sementara itu, Manajer Usaha ASDP Pelabuhan Padang Bai Djunaedi mengatakan, pihaknya memulangkan 15 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang dari Malayasia dan Brunai Darussalam ke kampung halamannya di Lombok. “PMI ini sempat menunjukan hasil swab rapid antigen di Surabaya dan masih berlaku sampai pukul 00.00 WITA. Demi keamanan, kami mewajibkan mereka melakukan swab antigen lagi dan semua dinyatakan non reaktif,” ujarnya. (wat)








