
Dupa diduga sebabkan rumah Suartiasa terbakar
BULELENG – Diduga karena dupa ‘plangkiran’ (tempat sembahyang dalam kamar,red) jatuh diatas tempat tidur, rumah permanen milik Made Suartiasa (53) beralamat Banjar Dinas Kelod Desa/Kecamatan Busungbiu, Rabu 14 April 2021, ludes terbakar.
Musibah kebakaran rumah berukuran 7 12 m2 ini, diketahui kali pertama oleh saksi, Made Sukradi Pukul 11.00 Wita, saat korban masih tidur dikamar paling depan sementara anak dan istrinya pergi sembahyang.
“Saat kebakaran terjadi, korban sedang tidur. Oleh saksi yang tinggal bersebelahan, korban dibangunkan dan diberitahu kamar bagian belakang rumahnya terbakar,” ungkap Kasubbaghumas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, Kamis, 15 April 2021 di Mapolres Buleleng.
Mantan Kanit PPA Satreskrim ini menandaskan, tidak ada korban jiwa pada musibah kebakaran yang dapat di tangani Petugas Pemadam Kebakaran Unit Seririt pada Pukul 12.30 Wita tersebut.
“Selain atap, kebakaran juga mengakibatkan sebagian besar prabot rumah tangga, pakaian serta surat-surat berharga milik korban ludes terbakar. Kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai, Rp. 300 Juta,” jelasnya.
Terkait penyebab kebakaran, belum diketahui pasti.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Busungbiu. Namun dari hasil penyelidikan awal, diduga kuat kebakaran terjadi akibat dupa yang ada di plangkiran kamar belakang, jatuh diatas kasur/tempat tidur,” pungkasnya.(kar)








