Didatangi Warga, Proyek Tapal Batas Badung-Denpasar Dihentikan Sementara

0
1959
Sejumlah warga protes atas pembangunan tapal batas wilayah Badung dan Denpasar di Jalan Geriya Anyar.

MANGUPURA – Sejumlah warga, Rabu (7/4/2021) mendatangi proyek pembangunan tapal batas batas wilayah antara Kabupaten Badung dengan Kota Denpasar yang berlokasi di Lingkungan Banjar Temacun, Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta dan Br. Glogor Carik, Desa Pemogan, Kota Denpasar. Warga yang mengaku berasal dari Pemogan tersebut meminta tapal batas yang dibangun oleh Pemkab Badung tersebut dihentikan.  

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung IB Surya Suamba yang dikonfirmasi membenarkan, ada warga yang mendatangi proyek tapal batas yang berlokasi di di Jalan Griya Anyar tepi barat jembatan Tukad Badung (sebelah barat Pura Tanah Kilap). “Benar tadi ada warga yang datang, untuk sementara proyek kita hentikan,”ungkap Surya Suamba.

Rencananya dilokasi tapal batas wilayah akan dibangun candi bentar dengan menelan anggaran Rp 200 juta. “Tadi melalui Sat Pol PP kita sudah berkoordinasi, besok pekerjaan kita lanjutkan dengan pengawalan pihak kepolisian dan Koramil,”imbuhnya. Berdasarkan info yang berhasil diperoleh warga yang datang diantaranya Bendesa Adat Pemogan, Kaling Gelogor Carik, serta sejumlah pecalang.

Secara terpisah, Kasat Pol PP Badung IGK Suryanegara mengungkapkan warga Pemogan yang mendatagi proyek tersebut sempat berkomunikasi dengan petugas Pol PP. “Pada intinya mereka meminta proyek dihentikan, karena masih ada persoalan tapal batas menurut mereka belum selesai, karena akan masih ada mediasi,” kata Suryanegara.

Gambar tapal batas wilayah yang sedang dibangun oleh Pemkab Badung di lokasi.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan lanjut Suryanegara, kegiatan dilokasi dihentikan sementara. “Atas petunjuk Bapak Sekda, kami berkoordinasi dengan Polresta dan Dandim. Dan besok (hari ini,red) pekerjaan akan dilanjutkan dengan pengamanan dua instansi tersebut,”ungkapnya.

Seperti yang diketahui persoalan tapal batas wilayah antara Kota Denpasar dan Badung dilokasi tersebut sempat berlarut larut. Padahal telah terbit Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 142 tahun 2017 tentang Batas Daerah Kabupaten Badung Dengan Kota Denpasar Provinsi Bali. Permendagri tersebut menunjuk titik tersebut (di Jl. Griya Anyar tepi barat jembatan Tukad Badung sebelah barat Pura Tanah Kilap) sebagai tapal batas.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Kapolresta dan Dandim 16/11 Badung, Senin (22/3) langsung turun ke lokasi mengecek batas wilayah sekaligus melakukan peletakan batu pertama tanda batas wilayah antara Badung dan Denpasar . Menurut Bupati Giri Prasta kegiatan yang dilakukan ini, untuk memastikan berkenaan dengan administrasi secara yuridis berdasarkan Permendagri Nomor 142 tahun 2017. (lit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here