
TABANAN – Kecelakaan maut terjadi di jalan umum Denpasar Gilimanuk tepatnya di simpang empat Banjar Penyalin, Desa Samsam, Kerambitan, Selasa 30 Maret 2021 siang. Seorang guru SD I Batungsel, I Made Mustika (51) warga Banjar Batungsel Kelod, Desa Batungsel, Pupuan, Tabanan tewas mengenaskan dengan kepala remuk setelah tergilas roda truk tronton.
Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WITA. Saat itu lalu lintas sedikit tersendat karena ada pengalihan arus akibat perbaikan jembatan shortcut Samsam I. Sebuah truk tronton sarat muatan Nopol T8364 NL dikemudikan Jaenal Bin Suharno (44) asal Karawang, Jawa Barat, datang dari arah Gilimanuk melaju dengan pelan.
Saat bersamaan dari arah barat datang sebuah sepeda motor Honda Supra Nopol DK 6409 CY dikendarai Made Mustika. Korban melaju dengan kencang di lajur kiri dan menyalip kendaraan di depan dari kiri. Saat menyalip truk tron tersebut dan jalur licin sisa material proyek. Diduga stang kanannya mengenai badan sebelah kiri truk sehingga terseret. Korban kemudian terjatuh ke arah dalam, sementara sepeda motornya keluar (Kiri). Korban terjatuh persis di depan roda truk bagian belakang kiri dan tergilas. Korban tewas seketika di lokasi.
Akibat kejadian tersebut, arus menjadi macet parah. Petugas dari Polsek Kerambitan dan Polres Tabanan berusaha mengatur lalu lintas mengurangi kemacetan. Mayat korban selanjutnya dievakuasi ke BRSU Tabanan untuk proses visum.
Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia membenarkan kecelakaan maut tersebut. Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi di lapangan, kecelakaan terjadi karena pengendara sepeda motor kurang hati-hati saat menyalip dari jalur kiri, menyenggol badan truk dan terseret. Korban terjatuh dan tergilas roda belakang truk. (jon)








